Banner v.2

Cegah ASN Rentan Stres AKibat Banyak Tekanan, Pemkab Mulai Program Spiritual Journey

Cegah ASN Rentan Stres AKibat Banyak Tekanan, Pemkab Mulai Program Spiritual Journey

Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani, saat sambutan dalam kegiatan Spritual Journey ASN di Graha Adiguna.-Aditya/Radarmas-

PURBALINGGA, RADARBANYUMAS.CO.ID - Beban kerja yang tinggi, tekanan dari berbagai arah, hingga kompleksitas birokrasi membuat aparatur sipil negara (ASN) kerap berada dalam kondisi mental yang rentan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga merespons situasi ini dengan menggelar program Spiritual Journey ASN sebagai upaya menjaga stabilitas emosional dan spiritual para pejabatnya.

Program yang dilaksanakan perdana pada Kamis (7/8/2025) di Operation Room Graha Adiguna, Kompleks Pendapa Dipokusumo, berlangsung dalam suasana hening dan kontemplatif. Para pejabat Pemkab duduk diam, merenung, sembari diiringi alunan musik instrumental yang syahdu.

Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani, mengungkapkan bahwa tekanan yang dihadapi ASN tidak bisa dipandang remeh.

“Banyak tantangan, bahkan tekanan dari berbagai arah, yang juga dirasakan oleh para pejabat dan seluruh jajaran ASN,” ungkap Mas Wabup.

BACA JUGA:Mengapa Stres Dapat Menyebabkan Gangguan Kesehatan Mental? Begini Penjelasannya

Ia menekankan pentingnya kekuatan mental dan spiritual sebagai fondasi dalam menjalankan amanah publik.

“Karena itu kegiatan semacam ini sangat relevan. Ini adalah ruang untuk memulihkan batin, agar tidak ada lagi yang merasa bekerja sendirian menghadapi beban,” ujarnya.

Dimas juga menyampaikan bahwa Spiritual Journey ASN baru pertama kali diadakan dan berpeluang menjadi program berkelanjutan, tergantung pada dampak yang dirasakan peserta.

“Jika terbukti memberikan efek positif terhadap kondisi psikis dan performa kerja peserta, program ini akan dipertimbangkan untuk diperluas dan melibatkan seluruh ASN secara bertahap,” jelasnya.

BACA JUGA:Rekomendasi Teknik Relaksasi Untuk Mengelola Stres dan Kesehatan Mental

Fenomena stres di kalangan ASN sebenarnya bukan hal baru. Seiring meningkatnya tuntutan pelayanan publik dan pengawasan kinerja, kondisi mental pegawai pemerintah kerap tergerus. Terlebih bagi pejabat struktural yang dihadapkan pada target, pengambilan keputusan, serta tanggung jawab administrasi yang tidak ringan.

Salah satu peserta kegiatan, yang enggan disebutkan namanya, mengaku bersyukur bisa mengikuti program ini.

“Kadang kita terlalu fokus pada kerja, lupa untuk melihat ke dalam diri. Dengan kegiatan ini, saya merasa lebih tenang dan terhubung kembali dengan niat awal menjadi ASN,” ungkapnya.

Kegiatan ini diikuti puluhan pejabat dari berbagai dinas. Dengan konsep yang menekankan refleksi diri, relaksasi, dan penguatan batin, Spiritual Journey ASN diharapkan mampu membangun ketangguhan mental yang dibutuhkan dalam birokrasi yang dinamis.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: