PDU Tanjung Stop Kelola Sampah Menara Teratai
Pekerja TPS KSM Daya Guna Tanjung mengebut pekerjaan pengembangan PDU, Jumat (18/7).-YUDHA IMAN/RADARMAS-
PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID - Pusat Daur Ulang (PDU) Kelurahan Tanjung, Purwokerto Selatan stop untuk mengelola sampah menara teratai.
Pantauan Radarmas pada Jumat (18/7), pengelolaan sampah di PDU Tanjung tak banyak terganggu dengan proyek pengembangan hanggar sampah persis disebelah hanggar sampah. Dua bulan berjalan, pekerjaan masuk pada tahap persiapan pengecoran lantai hanggar.
Ketua KSM Tanjung, Zaenul Miftah mengatakan pihaknya selektif dalam mengambil kerjasama pengelolaan sampah selain rumah tangga. Terlebih seperti saat ini dalam masa pengembangan PDU, sedikit banyak proyek tersebut berpengaruh pada pengelolaan sampah meski tidak signifikan.
"Untuk sampah bisnis kami pilah-pilih. Menyesuikan pemasukan KSM dengan banyaknya sampah yang harus dikelola," katanya ditemui Radarmas, Jumat (18/7).
BACA JUGA:Perluasan PDU Tanjung Dimulai Pekan Depan
Zaenul menjelaskan kerjasama pengelolaan sampah yang bulan ini distop oleh KSM adalah di Menara Teratai dan Pasar Pon. Untuk Menara Teratai, peningkatan volume sampah signifikan sering terjadi paska adanya event di loksi tersebut. Sementara untuk Pasar Pon untuk volume sampah tidak bermasalah hanya untuk pembayaran karena urusannya dengan anggaran pemerintah cenderung lebih lama.
"Pelanggan KSM Tanjung di luar sampah bisnis kurang lebih ada 1.300 orang. Itu semua sampah rumah tangga," terang dia.
Disinggung mengenai rencana KSM ke depan usai pengembangan hanggar selesai September mendatang, pihaknya tidak langsung drastis menambah pelanggan. Dengan bertambahnya luas hanggar sampai 200 meter persegi, terlebih dahulu akan dilakukan perbaikan ke internal KSM.
"Iuran sampah rata-rata Rp 25 ribu perbulan," pungkas Zaenul. (yda)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

