Baru 6 Ribu Pekerja di Kebumen Terdaftar BPJamsostek
BPJamsostek Rapat bersama Paguyuban Agen Brilink Kebumen di Momong Resto, Kamis (26/6/2025)--
Dari 240 Ribu Pekerja Aktif
KEBUMEN - Sebanyak 240 ribu pekerja aktif di Kabupaten Kebumen namun kesehatan dan jaminan keselamatan kerjanya belum sepenuhnya terlindungi dan terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Kebumen, Mohammad Chairil Anwar mengatakan, dari jumlah pekerja aktif warga Kabupaten Kebumen ada sebanyak 250 ribu pekerja, namun pekerja informal baru terdaftar 2,5 persennya atau sebanyak 6000 pekerja yang baru terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan.
“Dari jumlah tersebut kami terus mendorong agar para pekerja rentan ini mendaftarkan diri ke BPJS Ketenagakerjaan agar terlindungi keselamatannya saat bekerja hingga tidak cemas,” katanya.
Chairil Anwar menjelaskan, para pekerja rentan di Kabupaten Kebumen ini memiliki resiko yang tinggi saat menjalankan pekerjaannya, sementara mereka belum mendapatkan jaminan seperti jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian.
“Jika mereka terdaftar saat terjadi musibah sudah mendapat jaminannya, dan kami siap membantu dalam setiap proses,” katanya.
Untuk mendorong kepesertaan bagi para pekerja di Kabupaten Kebumen, BPJS Ketenagakerjaan Kantor Kebumen bekerjasama dengan Agen Brilink untuk pendaftaran dan kembayaran hingga proses claim kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
“Kami menjalin kemitraan dengan Agen Brilink sebagai kepanjangan tangan kami untuk mendekatkan kepada masyarakat, karena posisi mereka lebih dekat dan lebih mudah jangkauannya kepada masyarakat,” kata Chairil Anwar usai mengelar rapat bersama Paguyuban Agen Brilink Kebumen di Momong Resto, Kamis (26/6/2025) kemarin.
Selain itu, Chairil menjelaskan, selain dekat dengan masyarakat Agen Brilink secara otomatis dapat mendaftarakan kepesertaan dan juga pembayaran iuran serta claim kepesertaan ketika terjadi musibah.
Adapun yang dapat mendaftar di Agen Brilink yakni Pekerja Penerima Upah (PPU), Perkerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Buruh Harian Lepas (BHL) hingga pekerja Jasa Kontruksi, yang mendaftar secara mandiri. (fur)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

