Halal Bihalal PKRT, Ribuan Ketua RT Penuhi Golaga
Acara HBH di Golaga berjalan gayeng dan diakhiri dengan bersalaman.-Amarullah Nurcahyo/Radarmas-
PURBALINGGA, RADARBANYUMAS.DISWAY.ID - Ribuan Ketua Rukun Tetangga ( RT) yang tergabung dalam Paguyuban Ketua RT (PKRT) se Kabupaten Purbalingga, Minggu 20 April 2025 memenuhi area obyek wisata Golaga, Desa Siwarak Kecamatan Karangreja. Mereka mengikuti kegiatan Akbar Halal Bi Halal sampai selesai.
Tercatat ada 1.067 orang mengikuti acara HBH itu. Berbagai acara memenuhi rangkaian HBH. Semua bertujuan mempererat paseduluran semua Ketua RT dari manapun berasal.
"Harapannya, pertemuan ini jadi ajang saling mengenal dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap paguyuban. Selain itu ikut mempromosikan Golaga sebagai salah satu obyek wisata andalan di Kabupaten Purbalingga," kata Ketua PKRT Kabupaten Purbalingga, Parimin yang juga Ketua RT di Desa Panican Kecamatan Kemangkon.
Ia mengingatkan, rekan-rekan sesama Ketua RT di Kabupaten Purbalingga bisa aktif dalam berbagai kegiatan baik di lingkungan RT, desa, kecamatan, bahkan kabupaten.
BACA JUGA:PKRT Kecamatan Kebut Pergantian Pengurus Juni Ini
BACA JUGA:PKRT Kabupaten Dikukuhkan, Ketua RT Tetap Jadi Ujung Tombak di Desa
Ketua Panitia HBH PKRT, Andi Mangun menambahkan, adanya anggota PKRT yang berasal dari berbagai latar belakang tentu menjadi dinamika tersendiri dalam organisasi yang justru semakin menguatkan PKRT.
“Harapannya, di masa kepemimpinan Mas Bupati Fahmi M Hanif ada perhatian yang lebih baik lagi agar para Ketua RT dalam melayani masyarakat lebih maksimal,” ungkapnya.
Lebih lanjut dikatakan, acara ini menjadi yang pertama kali mengumpulkan para Ketua RT di obyek wisata. “Ini untuk menyatukan para Ketua RT yang memiliki latar belakang berbeda dan juga untuk membantu program pemerintah di Kabupaten Purbalingga,” katanya.
Pada kesempatan yang sama mewakili Bupati, Asisten 1 Sekda Purbalingga, Drs Suroto MSi mengatakan, peran Ketua RT sangat strategis. Kedepan harus menjadi mitra pemerintah dengan kolaborasi yang positif dalam memajukan Kabupaten Purbalingga.
BACA JUGA:Pengurusan Adminduk Tak Lagi Lampirkan Surat Pengantar Ketua RT Hingga Kades
BACA JUGA:Belasan Ribu Ketua RT/RW Belum Terlindungi Asuransi Ketenagakerjaan
"Ketua RT menjadi ujung tombak jalannya pemerintahan di Kabupaten Purbalingga. Yaitu dalam membantu program pemberdayaan masyarakat," katanya.
Budayawan Purbalingga, Agus Sukoco saat memberikan tausiyah mengatakan, menjadi Ketua RT adalah tugas mulia. Bahkan meski di jajaran bawah, nilai historisnya tinggi. Artinya, menjadi ketua RT tidak ada aksi politik uang, saling jegal layaknya pemilu, dan ikhlas melayani warganya
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
