Banner v.2

UMNU Kebumen Komitmen Sinergi dengan Pemerintah

UMNU Kebumen Komitmen Sinergi dengan Pemerintah

Penandatanganan kerja sama antara perguruan tinggi dengan pemprov Jawa Tengah--

KEBUMEN, RADARBANYUMAS.CO.ID - Universitas Nahdlatul Ulama (UMNU) Kebumen mengambil peran dalam gerak pembangunan pemerintah. Ini setelah UMNU menjalin kerja sama menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dan Surat Perjanjian Kerja Sama (SPK) dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Kegiatan yang diinisiasi Gubernur Jawa Tengah M Lutfi, dan Wakil Gubernur Taj Yasin tersebut berlangsung di Gedung Gubernuran Gradhika Bhakti Praja Semarang, Senin (17/3).

Selain penandatanganan MoU oleh para rektor, agenda  yang juga melibatkan 37 perguruan tinggi di Jawa Tengah ini juga mencakup penandatanganan SPK antara pemerintah daerah dan Ketua Lembaga Pengabdian Masyarakat dari masing-masing perguruan tinggi.

Rektor UMNU Kebumen, Dr. Imam Satibi, menyambut baik inisiatif tersebut dan menegaskan bahwa kolaborasi ini akan memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.

BACA JUGA:BPJS Kesehatan Kebumen Luncurkan Program New PESIAR

BACA JUGA:Santri Kebumen Berlatih Jurnalistik di Pesantren Ramadan

"Ini adalah terobosan luar biasa yang membuka ruang bagi perguruan tinggi untuk lebih berkontribusi secara langsung dalam pembangunan daerah. Dengan kerja sama ini, akademisi dapat menyumbangkan gagasan dan inovasi yang aplikatif bagi masyarakat," ujar Dr. Imam Satibi.

Dengan kerja sama ini, UMNU Kebumen ingin menunjukkan komitmennya dalam membangun sinergi antara akademisi dan pemerintah guna mendorong pertumbuhan dan kemajuan berkelanjutan di Jawa Tengah.

Gubernur M. Lutfi menekankan bahwa kerja sama ini tidak hanya sebatas seremoni, tetapi harus diwujudkan dalam program-program konkret untuk mendorong kemajuan daerah, terutama dalam sektor pertanian dan pengembangan desa.

"Perguruan tinggi adalah mitra strategis dalam menghadirkan solusi berbasis riset dan inovasi. Kami berharap akademisi dapat berperan aktif dalam mengangkat potensi desa serta mewujudkan Jawa Tengah sebagai lumbung pangan nasional," ujarnya.(cah)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: