Kenalan Sama Hilirisasi Dari Apa, Mengapa, dan Dampaknya Bagi Indonesia!
Kenalan Sama Hilirisasi Dari Apa, Mengapa, dan Dampaknya Bagi Indonesia!--
RADARBANYUMAS.CO.ID - Ekonomi Indonesia selalu menjadi bahan diskusi strategi yang aktif oleh sejumlah ekonom hingga pemerintah bahkan oleh rakyatnya tersendiri.
Oleh karena itu, Indonesia dengan kekayaan alamnya memberikan kesempatan emas untuk kondisi negeri yang harus terus bertumbuh dan dapat menjadi negara maju suatu hari kelak.
Tahun lalu saat masa kepresidenan Joko Widodo ramai adanya istilah Hilirisasi terkait kebijakan nikel untuk kemajuan bangsa. Kebijakan ini meliputi pelarangan ekspor bijih nikel dengan tujuan meningkatkan nilai ekspor.
Sehingga hal ini bisa meningkatkan pendapatan negeri terutama atas kekayaan alamnya, tetapi sebelum merujuk pada kebijakan pemerintah apa saja yang dihilirisasi, apa yang dimaksud dengan hilirisasi itu sendiri?
BACA JUGA:Cilacap Expo 2025 Jadi Gerbang Jejaring Pasar dan Kolaborasi Ekonomi Daerah
BACA JUGA:Danantara Teken MoU dengan JBIC, Jalan RI Menuju Ekonomi Hijau Kian Terbuka
Lalu, apa dampak dan mengapa hal ini perlu diberlakukan oleh pemerintah Indonesia agar pendapatan bangsa kerap meningkat dan bisa semakin maju kedepannya.
Oleh karena itu artikel ini akan membahas seputar Hilirisasi secara tuntas dengan dampak dan alasan dibaliknya yang bisa membuat anda semakin terbuka akan pengetahuan ekonomi secara menyeluruh.
Menggali Lebih Dalam Apa Itu Hilirisasi
Berikut ini sejumlah pengetahuan singkat dari Hilirisasi, kebijakan efektif untuk ragam permasalahan ekonomi.
Definisi Hilirisasi
Hilirisasi berasal dari kata Hilir dan -isasi yang masing-masing memiliki arti suatu perkembangan industri penghasil bahan baku yang dikenal industry hulu. Kemudian menjadi industry pengolah bahan baku menjadi bahan jadi yakni Industri hilir.
BACA JUGA:Ketua DPRD Jateng: Potensi Perikanan Air Tawar di Kabupaten Magelang Tingkatkan Perekonomian
Oleh karena itu, Hilirisasi dapat dikatakan sebagai proses pengolahan dan transformasi sauatu bahan baku atau sumber daya alam menjadi produk jadi yang dapat memiliki nilai tambah lebih tinggi dari bahan baku.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

