Swiss vs Spanyol: La Nati, Tak Gentar Hadapi Tim Besar
Babak 8 besar Piala Eropa 2020 atau EURO 2021 antara Swiss vs Spanyol akan dimainkan di Saint Petersburg Stadium, Rusia, Jumat (2/7) pukul 23.00 WIB.
Pertandingan ini dapat disaksikan melalui live streaming di Mola TV. Kejutan terbesar di babak 16 besar EURO 2021 tentu saja adalah keberhasilan Timnas Swiss menyingkirkan sang juara dunia yakni Perancis.
https://radarbanyumas.co.id/les-bleus-tumbang-spanyol-melenggang/
Tak sekadar menang, namun cara Swiss melengserkan Kylian Mbappe dan kawan-kawan layak mendapatkan pujian. Swiss terakhir kali memenangi laga knock-out pada Piala Eropa 1954.
Namun, Granit Xhaka dan kolega bereaksi bagus di laga kemarin kala meladeni Les Blues. Ketika tertinggal 3-1 di menit 75, Swiss mampu mencetak 2 gol penyama kedudukan.
Gol Haris Seferovic di menit 81 dan Mario Gavranovic menit 90 memaksa laga berlanjut ke babak tos-tosan yang diakhiri dengan kegagalan Mbappe mengeksekusi penalti.
Tak hanya Swiss, Spanyol pun lolos ke 8 besar dengan cara yang cukup dramatis. Ditahan imbang Kroasia 3-3 dalam waktu normal, La Furia Roja baru bisa memastikan kemenangan di babak perpanjangan waktu. Gol Alvaro Morata dan Mikel Oyarzabal membuat Spanyol lolos dengan kemenangan 3-5.
Jelang pertemuan nanti, kedua tim tentu harus menyiapkan strategi terbaik. Bagi Swiss, situasinya lebih tidak mudah karena mereka dipastikan bermain tanpa Granit Xhaka. Sang kapten sekaligus gelandang andalan terpaksa absen karena sanksi akumulasi kartu.
Pelatih Vladimir Petkovic harus memikirkan opsi lain lantaran Xhaka adalah pengatur permainan La Nati, julukan Timnas Swiss.
Sejauh ini, pemain Arsenal itu telah mengemas 1 assist berharga kepada Gavranovic dalam proses gol penyama kedudukan lawan Perancis.
Selain itu, Xhaka merupakan salah satu pemain dengan daya jelajah tinggi sepanjang gelaran Piala Eropa 2021. Total, ia telah mengarungi area lapangan sepanjang 44,9 kilometer.
Jumlah itu menempatkan Xhaka di urutan 8 di antara semua pemain di EURO 2021 setelah Marcel Sabitzer (48,7 km), Albin Ekdal (47,2 km), Pedri (46,9 km), Remo Freuler (46,3 km), Tomas Soucek (46,3 km), N’Golo Kante (46,2 km), dan Jorginho (46,2 km).
Tanpa Xhaka, Swiss tidak akan gentar menghadapi Spanyol, sang juara Piala Eropa 3 kali. Hasil melawan Perancis membuktikan bahwa mereka bisa mengalahkan tim besar.
Terlebih momen ketika bangkit dari ketertinggalan, saat pemain utama seperti Xherdan Shaqiri telah ditarik keluar.
”Apa pun selalu bisa saja terjadi dan kami percaya itu. Kami memang hanya negara kecil tapi kami punya kualitas. Pengalaman para pemain juga berguna dalam pertandingan seperti ini,” ucap kiper Yann Sommer usai laga kontra Perancis.
Disisi lain, pelatih Spanyol, Luis Enrique, tak mengalami masalah berarti dalam hal ketersediaan pemainnya.
Eks pelatih Barcelona itu diperkirakan akan mempertahankan banyak pemain yang berlaga melawan Kroasia, termasuk Unai Simon yang sempat membuat blunder fatal atas gol bunuh diri Pedri.
”Sepak bola juga mengenai kesalahan. Tapi reaksi Unai sangat bagus dengan beberapa penyelamatan bagus setelahnya. Itulah kenapa kami masih mempercayainya menjaga gawang tim,” jelas Enrique. (*/trt)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

