Banner v.2

Jersey Baru Timnas Makedonia Utara Dikritik dan Ditarik Dari Peredaran

Jersey Baru Timnas Makedonia Utara Dikritik dan Ditarik Dari Peredaran

DITARIK: Pengenalan jersey baru Timnas Makedonia Utara sebelum dikritik dan ditarik dari peredaran. Jersey baru Timnas Makedonia Utara mendapat tanggapan negatif dari fans dan hal ini sampai membuat federasi sepak bola di negara itu meminta maaf dan menarik lagi jersey tersebut dari peredaran. Timnas Makedonia Utara membuat sejarah. Mereka untuk pertama kalinya berhasil lolos ke putaran final Euro. https://radarbanyumas.co.id/kolombia-vs-argentina-demi-mendongkrak-klasemen/ Sebelum terjun ke Euro 2020, Federasi Sepak Bola Makedonia Utara, FFM, meluncurkan jersey baru untuk Goran Pandev dkk. Namun bukannya menuai pujian, jersey itu menua reaksi negatif. Jersey bikinan apparel asal Jerman, Jako, itu berwarna dominan burgundi. Alhasil banyak fans yang melihat jersey itu malah mirip jersey Portugal. Setelah menerima respon negatif dan kritikan keras dari fans, FFM pun langsung merilis permintaan maaf. Tak cuma itu, mereka juga mengirim pernyataan pada UEFA agar diizinkan memakai jersey lamanya dan bukan jersey baru tersebut. "Pertama-tama, saya menyampaikan penyesalan yang tulus atas reaksi negatif yang ditimbulkan oleh warna jersey baru. Kami menyadari bahwa jersey tim nasional adalah kehormatan dan ambisi setiap pemain sepak bola sejak usia dini," buka presiden FFM kata Muamed Sejdini, seperti dilansir Sportbible. “Jersey timnas disiapkan dengan penuh suka cita atas permintaan para pemain. Tim sedang mencari kaus timnas yang baru. Kami ingin memenuhi persyaratan itu," lanjut pernyataan tersebut. Sayangnya, dukungan teknis mengenai warna jersey tidak sesuai dengan persyaratan FFM. Federasi dan layanan di FFM bertanggung jawab penuh atas pilihan ini, tetapi juga akan menuntut tanggung jawab untuk mitra teknis. "Sebagai presiden federasi, saya bertanggung jawab atas kemungkinan konsekuensi dan mengumumkan bahwa Kejuaraan Eropa kami akan bermain dengan jersey saat ini," pungkasnya. (*/ttg)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: