Diduga Hindari Mercon, Pengendara Motor di Banyumas Meninggal
TKP laka dua sepeda motor di jembatan Kali Duwana, Kecamatan Kembaran, Banyumas. -SATLANTAS POLRESTA BANYUMAS UNTUK RADARMAS-
BANYUMAS, RADARBANYUMAS.CO.ID – Kecelakaan maut terjadi di Jembatan Kali Duwana yang berada di perbatasan Desa Pliken dan Desa Kembaran, Kecamatan Kembaran, Banyumas, Minggu (8/3) pagi. Seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka berat dalam peristiwa tersebut.
Insiden itu juga memunculkan isu di kalangan warga yang menyebut kecelakaan terjadi saat korban diduga berusaha menghindari mercon yang dimainkan anak-anak di sekitar lokasi. Namun hingga kini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.
Peristiwa kecelakaan dilaporkan terjadi sekitar pukul 06.15 WIB di kawasan jembatan yang menghubungkan Desa Pliken dan Desa Kembaran. Kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda Revo bernomor polisi R-4453-EL dan Honda Beat bernomor polisi R-3365-XH.
Akibat kejadian tersebut, pengendara Honda Revo berinisial SW (67) meninggal dunia di lokasi kejadian. Korban diketahui merupakan seorang pedagang yang berasal dari Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas.
BACA JUGA:Banner Dipasang di Jalur Rawan, Tekan Kecelakaan Sokawera–Tanggeran Banyumas
Sementara itu pengendara Honda Beat berinisial KR (55) mengalami luka berat akibat kecelakaan tersebut. Saat ini korban KR sedang menjalani perawatan intensif di RSUD Margono Soekarjo Purwokerto.
Korban KR diketahui mengalami sejumlah luka cukup serius di beberapa bagian tubuhnya. Di antaranya luka sobek terbuka di kaki kiri sekitar 25 sentimeter, luka sobek di paha kiri sekitar 6 sentimeter, dugaan patah tulang pada tangan kiri, serta pembengkakan pada kelopak mata kiri.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyumas, Iptu Metri Zul Utami, M.H., menjelaskan kronologi awal kecelakaan berdasarkan hasil pemeriksaan sementara di lokasi kejadian. Ia mengatakan sepeda motor Honda Revo yang dikendarai SW melaju dari arah selatan menuju utara dengan kecepatan sedang.
"Sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan Honda Revo diduga sedikit oleng ke arah kanan. Pada saat yang bersamaan dari arah berlawanan, yaitu dari utara ke selatan, datang sepeda motor Honda Beat," jelasnya.
BACA JUGA:564 Kecelakaan Terjadi Sepanjang 2025, Pelajar Menyumbang 20 Persen Kasus di Purbalingga
Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat sehingga pengendara tidak sempat menghindar. Tabrakan keras antara kedua sepeda motor tersebut akhirnya tidak dapat dihindari.
"Sehingga terjadilah kecelakaan lalu lintas antara kedua kendaraan tersebut," tambah Iptu Metri.
Terkait informasi yang beredar di masyarakat bahwa pengendara diduga menghindari petasan atau mercon yang dimainkan anak-anak di sekitar lokasi pada Minggu pagi, polisi masih melakukan pendalaman. Kepolisian menyatakan belum dapat memastikan kebenaran kabar tersebut.
"Kami belum bisa memastikan hal tersebut karena masih dalam proses penyelidikan," tegas Iptu Metri.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
