Banner v.2

Inggris vs Kosovo-Ujian Rekor Tanpa Kekalahan

Inggris vs Kosovo-Ujian Rekor Tanpa Kekalahan

SOUTHAMPTON - Rekor 42 laga tanpa kekalahan pada kualifikasi Piala Eropa/Piala Dunia milik Inggris akan kembali diuji, dini hari nanti. Penantang mereka adalah Kosovo. Bicara nama besar dan pengalaman, harusnya ini bukanlah pertandingan yang sulit bagi Inggris. Sebagaimana diakui seluruh dunia, Inggris adalah negara asal sepak bola. Sebaliknya, Kosovo berstatus anggota termuda UEFA dan FIFA. Fakta ini cukup untuk memperjelas siapa yang akan menjadi favorit pada laga Grup A Kualifikasi Piala Eropa 2020. Apalagi, pertandingan juga akan berlangsung di kandang sendiri di St Marys Stadium. Akan tetapi, Inggris tidak mau gegabah apalagi sampai meremehkan Kosovo. Sebaliknya, The Three Lions memberi respek tinggi pada The Rising Eagle. Bekal 14 pertandingan tanpa kekalahan sejak awal Maret 2018 menjadi alasan Inggris menghormati tamunya. "Kami masih memiliki pekerjaan yang harus dilakukan dan kami tidak menganggap enteng Kosovo. Mudah-mudahan kami bisa mendapatkan kemenangan. Itu akan menjadi enam poin yang bagus dari dua pertandingan," kata Kapten Inggris, Harry Kane kepada BBC Radio 5 Live. Manajer Inggris, Gareth Southgate, tidak memiliki masalah cedera pemain. Jadi, ia bisa menurunkan pemain-pemain terbaiknya. Kemungkinan lain, talenta baru seperti Mason Mount dan Jadon Sancho bisa mengambil peran lebih besar menghadapi Kosovo. Southgate menegaskan para pemain mudanya pantas bermain. "Saya pikir yang paling penting adalah bahwa kita tidak melakukannya untuk wallpaper," kata Southgate di PA. Baru saja mengalahkan Republik Ceko dan kini hanya terpaut satu angka di belakang Inggris, Kosovo tak mau muluk-muluk. Pelatih Bernard Challandes menegaskan, level Inggris masih jauh di atas mereka. Bagi saya, Inggris saat ini adalah tim terbaik di dunia, katanya di LeMatin.ch. Bernard Challandes mengatakan, duel ini seperti hadiah istimewa bagi anak asuhnya. Namun, ia sama sekali tidak bermimpi untuk menang. Bahkan, menurut sang pelatih, tidak kebobolan banyak gol bisa berarti kemenangan bagi timnya mengingat Inggris mencetak 14 gol dalam tiga laga awal mereka. Challandes memastikan anak asuhnya tidak terbebani karena rival mereka sesungguhnya adalah Republik Ceko. Laga itulah yang menurutnya akan menentukan apakah mereka bisa mencetak sejarah dengan lolos ke putaran final Euro 2020. Saya hanya berharap Inggris tidak menjadi mimpi buruk, ujar Challandes di The Sun. Vedat Muriqi yang mencetak enam gol dalam 21 pertandingan masih akan menjadi tumpuan utama lini serang Kosovo. Saat menghadapi Ceko, Muriqi mengawali comeback Kosovo. Selain itu, Challandes juga bisa kembali mengandalkan winger Elba Rashani yang sudah melesakkan empat gol dalam delapan caps. (amr)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: