Aisyiyah UMP Kaji Pemberdayaan Perempuan Melalui Ilmu Politik

Aisyiyah UMP Kaji Pemberdayaan Perempuan Melalui Ilmu Politik

Ranting 'Aisyiyah UMP sukses gelar seminar pemberdayaan perempuan bertajuk Pemberdayaan Perempuan Melalui Ilmu Politik.-Humas UMP untuk Radarmas-

PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.DIWAY.ID - Ranting 'Aisyiyah Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) sukses gelar seminar pemberdayaan perempuan bertajuk 'pemberdayaan perempuan Melalui Ilmu Politik'. Acara yang diikuti oleh seluruh pengurus dan anggota Ranting Aisyiah UMP ini berlangsung di ruang A.K.A. Anshori.

Seminar ini merupakan langkah inisiatif dari Ranting Aisyiah UMP dalam meningkatkan peran serta serta kontribusi perempuan dalam pembangunan sosial, ekonomi, dan politik. Acara menghadirkan narasumber luar biasa, yaitu Rofingatun Khasanah, S.H., selaku Ketua KPU Banyumas, dan Dr. Susilo Wardani, S.H., S.E., M.Hum., seorang dosen di Fakultas Hukum UMP, yang telah terjun langsung dalam dunia politik dan berbagi pengalaman dengan kisah inspiratif.

Ketua Ranting Aisyiyah UMP Sri Lestari AMd mengatakan tujuan diselenggarakannya seminar ini adalah sebagai upaya penguatan hak politik dan pendidikan politik oleh perempuan. Selain itu juga untuk memberikan pengetahuan dan wawasan kepada peserta mengenai keterlibatan kaum perempuan dalam dunia politik.

"Pemberdayaan perempuan adalah sebuah konsep yang bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan, partisipasi, dan akses perempuan dalam berbagai aspek kehidupan, baik secara sosial, ekonomi, maupun politik," ujarnya saat dikonfirmasi di Purwokerto, Senin (5/2/2024).

BACA JUGA:Pimpinan Ranting Aisyiyah UMP Periode 2022-2027 Resmi Dilantik

BACA JUGA:Salmah Orbayinah, Terpilih Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah di Muktamar Muhammadiyah

Ia berharap, melalui seminar ini para pengurus dan anggota dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang ilmu politik.

“Peserta seminar menunjukkan antusiasme yang tinggi selama acara berlangsung. Mereka berkesempatan untuk bertanya langsung kepada narasumber dan mendapatkan wawasan baru tentang berbagai topik terkait pemberdayaan perempuan dalam dunia politik,” pungkasnya. (nrl/tgr)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: