Kejar Paket C Ujian Tatap Muka di Sumpiuh

Kejar Paket C Ujian Tatap Muka di Sumpiuh

TATAP MUKA: Siswa kejar paket C mengerjakan soal ujian kesetaraan. ISTIMEWA SUMPIUH - Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) mulai menyelenggarakan ujian kesetaraan kejar paket. Di masa pendemi corona, ujian dilakukan secara tatap muka. Pengelola PKBM "Perintis" Sumpiuh Imam Susanto mengatakan diantara tiga kejar paket. Baru kejar paket C atau setara sekolah menengah atas yang mulai ujian. https://radarbanyumas.co.id/uji-coba-ptm-di-sumpiuh-istirahat-tetap-di-ruang-kelas/ "Peserta ujian paket C tidak banyak. Tetapi tetap dengan protokol kesehatan ketika ujian berlangsung," kata Imam di lokasi, Kamis (8/4). Ketika kondisi normal sebelum wabah, pembelajaran kejar paket satu minggu dua kali. Yakni pada Sabtu dan Minggu secara tatap muka. Namun, semenjak virus corona pembelajaran melalui daring atau pembelajaran jarah jauh. Tercatat total 27 siswa kejar di paket di PKBM "Perintis" Sumpiuh. Mulai dari kejar paket A, B dan C. Mayoritas siswa berusia di atas 25 tahun dan sudah berkeluarga. "Kebanyakan yang mengikuti kejar paket karena terkendala tidak bisa melanjutkan di sekolah formal. Misalnya, tidak ada biaya untuk melanjutkan, usia yang sudah tidak memungkinkan, sudah berkeluarga atau sudah bekerja," imbuh Imam. Sehingga, tidak ada hambatan bagi masyarakat untuk bisa mendapatkan pendidikan lanjutan yang berijazah resmi. Pengelola PKBM Perintis Sumpiuh mencatat siswa kejar paket tidak hanya dari wilayah Sumpiuh. Juga dari luar kabupaten seperti Kebumen dan Cilacap. Terpisah, Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Purwokerto juga melakukan hal serupa. Kepala SKB Purwokerto, Drs. Slamet Sularto MSi mengatakan untuk jumlah peserta UPK paket C total sebanyak 52 orang. Menyesuaikan prokes, ke-52 peserta UPK paket C ujiannya dibagi ke 2 laboratorium komputer. Lab komputer pertama untuk 20 orang dan lab komputer kedua untuk 32 orang. Total komputer yang siap dipergunakan ada 58 unit termasuk 6 unit dengan cadangannya. "Siswa mengikuti ujian mulai pukul 13.00 hingga 17.00 WIB. Wajib memakai masker, faceshield dan sarung tangan," terang dia. Dirinya memastikan untuk sterilisasi ruangan dilakukan sebelum dan sesudah ujian dengan cara dilap dibagian-bagian yang sering disentuh tangan. Bukan dengan disemprot yang membuat petugas bekerja 2 kali karena setelah menyemprot harus mengelap. "Hari ini (kemarin) yang diujikan mapel Bahasa Indonesia dan POR rekreasi," pungkas Slamet. (fij/yda)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: