Agustus 2023, Inflasi Cilacap Sebesar 0,04 Persen

Agustus 2023, Inflasi Cilacap Sebesar 0,04 Persen

Lalu lalang kendaraan di Kota Cilacap. Cilacap pada bulan Agustus mengalami inflasi lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya.-RAYKA/RADARMAS-

CILACAP, RADARBANYUMAS.DISWAY.ID - Kabupaten CILACAP mengalami inflasi sebesar 0,04 persen, pada Agustus 2023. Meski mengalami kenaikan dibandingkan bulan sebelumnya yakni sebesar 0,02 persen, namun inflasi tersebut masih dinilai terkendali. 

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Cilacap Isnaini mengatakan, inflasi pada bulan Agustus 2023 terpantau meningkat yang didorong oleh kelompok makanan, tembakau, pendidikan dan pemeliharaan. 

"Dampak kemarau menyebabkan peningkatan harga beras, karena jumlah panen menurun. Selain itu, ada petani yang tidak menjual berasanya ke pasaran karena ditahan. Sehingga volume beras di pasar berkurang dan harganya naik," ujar Isnaini.

Isnaini mengatakan, di tahun 2023 ini, ekonomi di bidang pariwisata di Kabupaten Cilacap cukup menggeliat. Hal ini berdasarkan tingkat hunian atau okupansi yang semakin tinggi dibandingkan dua tahun terakhir. 

BACA JUGA:Selasa Pagi, Cilacap Diguncang Gempa Magnitudo 4,2

BACA JUGA:Menunggak Pajak, Rumah Makan Padang Serba Rp 10 Ribu di Cilacap Disidak Satpol PP dan BPPKAD

"Jika dibandingkan tahun 2021 dan 2022, okupansi di Kabupaten Cilacap pada tujuh bulan ini semakin membaik. Ini dilihat dari 13 hotel berbintang yang ada di Kabupaten Cilacap," katanya. 

Isnaini menjelaskan, okupansi di tahun 2021 sebesar 29,02 persen, 2022 sebesar 33,69 persen, dan di tahun 2023 sebesar 60,92 persen. Bahkan penghuni kamar yang datang di Kabupaten Cilacap rata-rata memiliki tujuan untuk berwisata. 

"Mereka juga tinggal lebih lama di Cilacap. Artinya, meski masih tahap recovery namun ekonomi sudah semakin membaik. Harapannya dampak ekonomi di Cilacap juga semakin sejahtera," imbuh Isnaini. (ray)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: