UIN Saizu Purwokerto Kukuhkan Enam Guru Besar

UIN Saizu Purwokerto Kukuhkan Enam Guru Besar

KUKUHKAN GURU BESAR. UIN Saizu Purwokerto mengukuhkan enam guru besar, Selasa (22/8).-AAM JUNI RESTINO/RADAR BANYUMAS-

PURWOKERTO,RADARBANYUMAS.CO.ID - Universitas Islam Negeri Prof.K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto, mengukuhkan enam guru besar, Selasa (22/8). Tahun ini UIN Saizu mentargetkan ada 14 guru besar yang dikukuhkan.

Enam guru besar tersebut adalah  Prof. Dr. H. Abdul Wachid B.S.,M.Hum Bidang Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Bidang Manajemen Pendidikan Islam Prof. Dr. H. Munjin, M.Pd.I, Bidang Ilmu Tafsir Prof. Dr. Hj. Naqiyah, M.Ag., Bidang Ilmu Akhlak dan Tasawuf Prof. Dr. Hj. Khusnul Khotimah, M.Ag., Bidang Ilmu Sejarah Kebudayaan Islam Prof. Dr. Kholid Mawardi, S.Ag. M.Hum, Bidang Filsafat Islam Prof. Dr. Hj. Supriyanto, Lc, M.S.I.

Rektor UIN Saizu Purwokerto Prof. Dr. H. Moh. Roqib. M.Ag. mengatakan, pihaknya mempunyai  program akselerasi guru besar. Hal tersebut menjadi salah satu program prioritas di UIN Saizu.

"Alhamdulilah sekarang netas enam guru besar. Ini sesuai dengan motto yang kami gulirkan, jadi tidak ada dosen UIN yang tidak doktor, yang belum doktor segera doktor. Dan yang sudah doktor pantangan pensiun sebelum profesor," kata dia.

BACA JUGA:UIN Saizu Kukuhkan Guru Besar Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pertama

BACA JUGA:UIN SAIZU Purwokerto dan Baperlitbang Banjarnegara Cari Solusi Turunkan Angka Anak Tidak Sekolah

Ia menambahkan, saat ini UIN Saizu memiliki dari dua guru besar sekarang ada 18 guru besar. Dan masih ada yang proses untuk SK enam guru besar.

"Jika ini dihitung maka lebih dari 1.000 persen dari peningkatan dari mulai saya dilantik sampai sekarang," ucapnya.

Dengan jumlah mahasiswa sekitar 14 ribu, ia akui jumlah guru besar di UIN Saizu belum ideal. Meski begitu, pihaknya terus berupaya untuk menambah jumlah guru besar setiap tahunnya.

"Belum ideal,  jadi menuju idealitas itu masih panjang perjalanannya. Tapi kita selalu optimis, dengan menjadi universitas maka peluang kita akan menjadi sejajar paling tidak sejajar dengan universitas-universitas negeri yang lain. Dengan diberikan tambahan dosen, dan ada peluang penelitian, serta peluang untuk mengelola jurnal. Jurnal kita sekarang ada 30an, dan yang scopus juga sudah satu dan ada dua yang sedang proses menjadi scopus. Ini adalah sebuah prasyarat untuk menuju ke guru besar tadi," ucapnya.

BACA JUGA:UIN SAIZU Purwokerto Terjunkan Mahasiswa KKN Kolaborasi PTKIN dan KKN Nusantara Moderasi Beragama

BACA JUGA:Daftar UIN Saizu Purwokerto Masih Bisa? Lihat Jalur Tersisa

Setelah bertransformasi menjadi UIN menurutnya, memungkinkan untuk membuka kesempatan lebih luas lagi untuk menjadikan UIN Saizu menjadi lebih baik lagi.

"Kita sudah BLU, dengan BLU ini pengelolaan keuangan atau penganggaran menjadi lebih fleksibel. Partisipasi kita untuk memberikan layanan kepada masyarakat lebih terbuka. Awalnya target kita sampai dengan tahun 2023 adalah 14 guru besar. Ternyata kita melampaui dari target menjadi 18, dan kalau di akhir bulan ini atau besok ini turun kita bisa sampai 24 guru besar," pungkasnya. (aam)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: