Sepekan Pencarian 1 ABK Compreng GPRJ Nihil, Operasi Resmi ditutup

Sepekan Pencarian 1 ABK Compreng GPRJ Nihil, Operasi Resmi ditutup

Petugas Basarnas tampak melakukan penyisiran di pesisir perairan Cilacap untuk mencari keberadaan korban, Senin 13 Februari 2023.-BASARNAS CILACAP UNTUK RADARMAS-

CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID - Pencarian 1 orang korban dari (ABK) Anak Buah Kapal (ABK) compreng GPRJ (Gilang Putra Ramadan Jaya) yang dilaporkan tenggelam dihantam gelombang tinggi pada pekan lalu dinyatakan ditutup.

Hal tersebut berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak keluarga korban serta pihak yang lain karena sudah dilakukan pencarian secara maksimal akan tetapi tetap tidak membuahkan hasil.

"Kita sudah koordinasi serta maksimal dalam pencarian selama 7 hari, tapi tanda -tanda keberadaan korban nihil, sehingga operasi pencarian kita tutup," Kata Kepala Basarnas Cilacap Adah Sudarsa, Selasa 14 Februari 2023.

BACA JUGA:Percasi Target Mendali Perak Dalam Kejurnas 2023

Meski demikian, jika ada laporan atau tanda- tanda serta titik terang keberadaan korban maka operasi SAR akan dilanjutkan kembali.

"Korban bernama Indra Yanto alias Mandra warga desa Karangsalam Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas," lanjut Adah.

Sebelumnya korban bersama dengan 4 orang ABK lainnya pergi melaut pada Senin 06 Februari 2023 sekitar Pukul 03.00 Wib namun hilang kontak di Perairan Cilacap. 

BACA JUGA:RS Goeteng Tak Menolak Pasien SKTM, Asalkan Untuk Jangka Pendek

Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi 3 orang ABK bernama Daryono (45), Misnadi (42), dan Iung (52) warga Tegalkamulyan Kecamatan Cilacap Selatan dalam kondisi selamat sedangkan 1 orang ABK bernama Miun (50) dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia.

“Dengan telah ditutupnya operasi SAR ini, maka untuk seluruh unsur SAR yang terlibat dalam pencarian dapat kembali ke kesatuannya masing-masing dengan ucapan terimakasih," pungkas Adah.(jul)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: