Kisah Warga Wonogiri yang Ditemukan Meninggal di Bendung Gerak Serayu, Ini Kronologinya

Kisah Warga Wonogiri yang Ditemukan Meninggal di Bendung Gerak Serayu, Ini Kronologinya

evakuasi jenazah : setelah diperiksa oleh pihak Inafis dan Polsek, lalu mayat itu di bawa ke kamar jenazah di RSMS Margono-Foto Dok Radar Banyumas -

BANYUMAS, RADARBANYUMAS.CO.ID- Seorang lelaki ditemukan meninggal tersangkut di jaring pembuangan atau intake Bendung Gerak Serayu di Desa Kebasen Kecamatan Kebasen Kabupaten Banyumas pada Kamis (19/1) lalu diketahui bernama Joko Waluyo warga Tempel Rt 2 Rw 1 Genukharjo Kecamatan Wuryantoro Kabupaten Wonogiri. 

Korban itu diperkirakan sudah meninggal selama 4 hari  saat ditemukan. 

Dari hasil pemeriksaan oleh tim Inafis Polresta Banyumas, pada tubuh jenasah juga tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. 

BACA JUGA:Jenazah Tanpa Identitas di Bendung Gerak Serayu Ternyata Warga Wonogiri

"Setelah diidentifikasi oleh Tim Inafis Polresta Banyumas dan Dokter Puskesmas Kebasen Jenasah tidak ada identitasnya, dan tidak ditemukan adanya kekerasan, diperkirakan sudah meninggal sekitar 4 hari," kata Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Edy Suranta Sitepu melalui Kasat Reskrim, Kompol Agus Supriadi S, Sabtu (21/1). 

Lalu jenasah di titipkan ke RS Margono Soekarjo Purwokerto, dan kembali dilakukan pemeriksaan oleh Tim Forensik RS Margono bersama Tim Inafis Polresta Banyumas. 

BACA JUGA:Innalillahi, Tak Kunjung Pulang Remaja Difabel Ditemukan Meninggal di Sumur

"Hasil pemeriksaan di dapatkan identitas jenasah yaitu Joko Waluyo warga Tempel Genukharjo Kecamatatan Wuryantoro Kabupaten Wonogiri," jelasnya. 

Dan setelah diketahui identitasnya, Polresta Banyumas lalu menghubungi pihak keluarga jenasah. 

BACA JUGA:26 Warga Kecamatan Bukateja Terjangkit Demam Berdarah

"Setelah kami hubungi keluarganya benar, ternyata Joko Waluyo pada hari Senin pamit ke Purwokerto untuk menengok saudaranya (yang tidak diketahui alamatnya, red)," pungkasnya. (win)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: