Prioritas Penanganan Daerah Irigasi karena Terdampak Bencana

Prioritas Penanganan Daerah Irigasi karena Terdampak Bencana

Pemasangan paralon di bagian hilir di saluran irigasi Desa Kediri, Karanglewas yang disebabkan longsor. (DPU Banyunas untuk Radarmas)--

PURWOKERTO- Pada alokasi anggaran perubahan tahun ini, penanganan untuk daerah irigasi (DI) diprioritaskan yang terdampak bencana. Salah satunya di DI Desa Kediri, Karanglewas.

 

Sub Koordinator Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Banyumas, Nazula Wardah mengatakan, DI di Desa Kediri dikarenakan longsor yang membuat pipa saluran irigasi patah pada 20 November lalu. Dampaknya ke lima desa yang mengandalkan saluran air dari DI Desa Kediri.

 

"Penanganannya agak mundur, dan masih penanganan sementara," katanya.

 

Pada penanganan tersebut, ada alokasi bantuan pipa dari BPBD Kabupaten Banyumas, serta 100 bambu dari Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), dari lima desa terdampak. Kelima desa tersebut meliputi Desa Kediri, Kedungwuluh Kidul, Kedungwuluh Lor, Karanganyar, dan Panusupan.

 

Bambunya digunakan sebagai perancah atau dudukan pipa sementara. Pipa yang digunakan saat ini hanya bisa menampung debit air 50 persen dari sebelumnya.

 

Nazula menuturkan, selesai penanganan pada 10 Desember ini. Kondisi air di saluran irigasi Desa Kediri sudah lancar mengairi sawah lima desa.

 

"Penanganan sekarang untuk saluran irigasi sementara, tahun depan direncanakan untuk jalan yang juga longsor dan saluran irigasi," tuturnya. (ely)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: