Honda

Nasib 'Kol Kota' di Purwokerto, Penumpang Angkot Turun Drastis 75 Persen, Sopir : Pernah Tak ada Penumpang

Nasib 'Kol Kota' di Purwokerto, Penumpang Angkot Turun Drastis 75 Persen, Sopir : Pernah Tak ada Penumpang

Angkot yang ngetem di Terminal Bulupitu Purwokerto, Kamis (24/11) semakin berkurang, sekarang paling banyak angkot ngetem di Terminal Bulupitu hanya lima unit.-Foto Laily Media Y / Radar Banyumas-

PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID - Penumpang angkutan kota (angkot) di area perkotaan Purwokerto menurun sampai 75 persen. Angkot sendiri jamak disebut kol kota pada masanya.

Hal itu disampaikan salah satu supir angkot, Harianto.

Dia mengatakan, penumpang angkutan yang didominasi pelajar, saat ini berkurang. Dulu setoran bisa sampai Rp 100 ribu, sekarang Ro 25 ribu sudah lumayan. Dan supir mendapat Rp 20 ribu per hari termasuk lumayan juga.

BACA JUGA:Hujan Deras dan Angin Kencang, Tiga Rumah Rusak Tertimpa Pohon

"Pernah tidak ada penumpang sama sekali," katanya.

Dengan menurunnya penumpang, berdampak pada beberapa supir angkot tidak lagi narik. Otomatis yang ngetem di Terminal Bulupitu Purwokerto juga berkurang.

"Dulu bisa sampai 20an angkot ngetem di terminal, sekarang paling banyak lima angkot," imbuh Harianto.

BACA JUGA:Pelaku Penusukan Sopir Transjakarta Dibekuk, Ternyata Ini Penyebabnya

Untuk menyiasati tetap mendapat penghasilan setiap hari, supir angkot mengantar penumpang tidak sesuai jalur. Saat ini semua angkot tidak lagi memasang papan jalur.

Harianto menuturkan, awalnya dia menyupir angkot jalur A ke Karanglewas-Pasar Rakyat Wage Purwokerto. Namun sekarang terkadang antar penumpang di luar jalur bahkan sampai di luar trayek angkot, atau mengandalkan penumpang yang carter angkot.

BACA JUGA: Bahan Pangan Alternatif Diujicoba di Banyumas, Bentuk Demplot Tanaman Sorgum

"Saya oernah antar penumpang sampai Tambaksogra, sudah di luar trayek, mau ditolak tapi itu rejeki, ya saya terima saja," tuturnya.

Dia menyampaikan, ada rencana dari Koperasi Angkutan Kota (Kopata), akan menerapkan trayek atau jalur lagi pada angkot. Mulai Januari 2023. (ely)

Sumber: