Satu Keluarga Korban Rumah Tersambar Petir di Tumiyang Pekuncen Diberi Terapi Trauma Healing

Satu Keluarga Korban Rumah Tersambar Petir di Tumiyang Pekuncen Diberi Terapi Trauma Healing

BPBD Banyumas bersama relawan saat mendatangi korban dan memberikan trauma healing, Kamis (10/11/2022). BPBD untuk Radarmas--

BANYUMAS, RADARBANYUMAS.CO.ID- Ratiman (43), Darmini (40), Kania Apriliyana (7) dan Anisa Nur Qoniah (4) diberikan terapi trauma healing atau proses penyembuhan setelah trauma akibat rumahnya tersambar petir. 

Satu keluarga itu diberikan trauma healing oleh relawan Psikososial UMP, bersama BPBD Banyumas dan MDMC Banyumas saat melakukan giat penyaluran bantuan dan sembako kepada korban di di Rt 3 Rw 8 Desa Tumiyang Kecamatan Pekuncen, Kamis (10/11) kemarin. 

Gatot Eprie, Sekretaris BPDB Banyumas mengatakan untuk kondisi luka fisik korban saat ini sudah ditangani dengan diberi obat dari bidan desa.

Adapun kondisi psikis korban dari hasil assesment relawan psikososial UMP, Gatot menerangkan, untuk kedua anak mengalami rasa takut yang wajar. 

"Dan tidak ada masalah serius terhadap kecemasan atau pun trauma tertentu," katanya. 

Berbeda dengan Darmini (40), Gatot melanjutkan, Ia menjadi gemetar jika ada hujan lebat. 

"Ibunya ini kerap merasakan ketakutan karena korban terparah adalah anak bungsunya, hal ini membuatnya menjadi gemetar jika ada hujan lebat, tetapi tidak dengan kecemasan berlebih, serta masih bisa untuk menenangkan anak-anaknya ketika cemas," terangnya. 

Adapun Ratiman (43) yang berprofesi sebagai penderes menurutnya, dari hasil assesment psikis juga tidak ada trauma yang berlebih walau ada rasa takut, dan masih dalam hal yang wajar.

"Untuk korban juga, sudah diberi arahan untuk beberapa waktu kedepan agar lebih waspada ketika hujan turun dan untuk berdiam di tetangga atau saudara terdekat," jelasnya. 

Karena rasa takut dan cemas yang dialami korban atau penyintas masih dalam taraf wajar. 

"Sehingga tidak perlu adanya penindak lanjutan penanganan psikologis. Tapi kebutuhan material yang mungkin dibutuhkan seperti perabotan rumah tangga berupa piring, mangkuk, dan gelas. Karena memang banyak yang pecah ketika kejadian," tutupnya. (win)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: