264 Mahasiswa KKL Universitas Amikom di 26 Desa Dilepas
Mewakili Bupati Banyumas, Staff Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan Djoko Setyono menyematkan topi dan tanda peserta KKL pada mahasiswa Universitas Amikom Purwokerto, Senin (22/8).-Yudha Iman Primadi/Radarmas-
PURWOKERTO - Pelepasan 264 mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Universitas Amikom dilangsungkan di aula lantai VI Gedung Baru Universitas Amikom, Senin (22/8) pagi.
Hadir dalam seremoni pelepasan mewakili Bupati Banyumas, Staff Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan Djoko Setyono, perwakilan Dinsospermades Banyumas, Dinkominfo Banyumas serta perwakilan Kecamatan Baturraden dan Kedungbanteng.
Ketua Panitia Pelepasan mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Universitas Amikom 2022 yang juga Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Tri Astuti, SKom, MEng dalam laporannya mengatakan 264 mahasiswa Universitas Amikom menjalani KKL di 26 desa pada wilayah Kecamatan Baturraden, Kedungbanteng dan Sumbang selama dua Minggu ke depan dengan pendampingan dari 36 dosen pembimbing lapangan (DPL).
Rektor Universitas Amikom Purwokerto, Dr Berlilana MKom MSi dalam sambutannya mengungkapkan KKL tahun ini merupakan KKL pertama dimana mahasiswa kembali diterjunkan semenjak adanya pandemi Covid-19. Ke-264 mahasiswa dari Prodi Ilmu Komputer, Ilmu Komunikasi dan Bisnis Digital sebelum turun ke lapangan juga sudah diberi pembekalan. Mahasiswa Ilkom dapat membantu terwujudnya digitalisasi desa, mendukung web desa agar berkembang juga mendorong perangkat desa lebih mengenal teknologi dengan baik. Sementara dari mahasiswa Bisnis Digital membantu mengedukasi UKM di desa agar semakin berdaya saing dan berkembang dengan baik.
"Terimakasih pada Bupati sampai pihak kecamatan yang sudah menerima kami dengan baik serta dari Diskominfo dan Dinsospermades yang sudah berkolaborasi dengan baik," katanya.
Berlilana mengungkapkan dari kabupaten lain sudah ada yang meminta sebagai lokasi KKL Mahasiswa Amikom Purwokerto. Namun ditegaskan Rektor fokus Amikom Purwokerto saat ini masih di wilayah Banyumas dengan pertimbangan belum semua kecamatan tergarap dengan baik. Dua minggu ke depan, penarikan ditutup dengan expo dari 26 desa di gedung baru.
"Jaga nama baik almamater dan pergaulan serta selalu jaga kesehatan selama KKL. Mudah-mudahan KKL periode Agustus ini bisa berjalan dengan baik," pesan Berlilana. (yda/rdr)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
