Honda

Gantikan Hamilton, Russel Bakal Menang

Gantikan Hamilton, Russel Bakal Menang

Pebalap William George Russell SAKHIR - Pebalap William George Russell akan menggantikan posisi Lewis Hamilton di Grand Prix Sakhir, Bahrain, Minggu (6/12). Russel diyakini bakal memenangi balapan karena menggunakan Mercedes W11 yang ditunggani Hamilton. Prediksi tersebut diutarakan pebalap Ferrari Charles Leclrec. Dia yakin eks rekannya di tim karting tersebut. Terburuk, Leclrec memprediksi Russel akan mencicipi posisi tiga teratas. “Paling tidak ia bisa naik podium, itu menurut saya. Namun harap saya ia bisa memenangkan balapan itu. Saya sadar kalau saya terdengar begitu optimistik, namun saya tahu benar seberapa hebatnya dia. Karena itu saya berani bertaruh kalau dia akan menang,” kata Leclrec seperti dikutip FIN dari Formula 1, Jumat (4/12). https://radarbanyumas.co.id/schumacher-gabung-haas-russel-gantikan-hamilton/ Prestasi Hamilton bersama Mercedes, selalu dikait-kaitkan dengan kehebatan W11 miliknya. Banyak yang berpendapat jika siapapun pengemudinya, akan mampu menjuarai ajang Formula 1 tersebut. Kini, anggapan itu sepertinya akan segera terjawab. Dengan mengendarai mobil W11 milik Hamilton yang tengah COVID-19 tersebut, Russel diharapkan bakal mampu menunjukan kapasitas terbaiknya. Dan bahwa tidak akan ada lagi kesempatan lain sebaik yang ditawarkan Mercedes, setidaknya dalam waktu dekat ini. “Saya tidak tahu seberapa lama (ia akan menggantikan Hamilton), mungkin untuk satu atau dua pekan. Meski begitu, punya kesempatan (langka) untuk mengendarai mobil Formula 1 (milik Hamilton), yang mungkin adalah mobil F1 terbaik saat ini, merupakan kesempatan yang sangat baik untuknya. Semoga ia bisa tampil bagus (di GP Sakhir nanti),” ucapnya. Kehadiran Russel dengan Mercedes W11, disambut baik pula oleh pebalap Inggris Lando Norris. Menyadari potensi yang dimiliki Russel, driver yang kini menempati posisi tujuh klasemen tersebut, ingin menggunakan kesempatan ini, untuk head-to-head di arena balap. “Dia punya misi penting untuk menggantikan juara dunia tujuh kali. Kesempatan ini akan menjadi tantangan besar untuknya, semoga dia mampu melewatinya. Saya sendiri berharap akan punya kesempatan untuk berhadapan dengannya (secara langsung) di lintasan nanti,” ujarnya. Sementara itu, Russell sendiri menyebut dirinya akan tampil tanpa beban. Sebab Mercedes pun tak memberinya target. "Saya akan turun ke sana, saya akan menikmatinya," kata pebalap 22 tahun asal Inggris itu. Kehadiran Russell di Mercedes juga diyakini akan menjadi pertarungannya dengan Valtteri Bottas untuk posisi tim di musim 2022. Meski demikian, Russell, yang belum mencetak satu poin pun dalam dua tahun karirnya bersama Williams di Formula 1, tidak akan memedulikannya. "Tidak ada target. Toto (Wolff), Mercedes tidak mengharapkan apa-apa dari saya, karena kalian tidak bisa menilai seseorang dari satu balapan," katanya. Karir Russell selama ini didukung oleh Mercedes namun dia ditempatkan di tim Williams, yang merupakan salah satu pengguna mesin Mercedes, pada 2019 untuk belajar dari bawah. Diakuinya, kurang dari 48 jam sejak sang juara dunia tujuh kali dinyatakan positif COVID-19, Russell mendapat lampu hijau dari Mercedes dan Williams. "Saya dapat telepon dari Toto jam dua Selasa dini hari. Saya sedang berada di kamar mandi saat itu sehingga agak canggung. Sangat cemas pada Selasa menunggu apakah kami bisa meraih kesepakatan dengan Williams dan saya ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada mereka karena mengizinkan saya mendapat kesempatan ini," kata Russell. Russell sudah cukup paham dengan tim Mercedes karena selama dua tahun dia pernah bertugas sebagai pebalap cadangan dan membantu di simulator.(ruf/gw/fin)

Sumber: