Miha-Garcia dalam Bahaya

Miha-Garcia dalam Bahaya

ROMA — AC Milan kembali berkubang krisis. Begitupun AS Roma. Keduanya kembali meraih hasil tidak memuaskan dari lawan-lawannya di Serie A giornata 19. Akibatnya, nasib pelatih kedua tim, Sinisa Mihajlovic dan Rudi Garcia, kembali mendapat sorotan. Milan mendapat tamparan setelah dipermalukan Bologna 1-0 di San Siro, Selasa malam waktu setempat. Hasil itu membuat posisi I Rossoneri melorot ke peringkat tujuh atau berjarak 10 poin dari tim penghuni Liga Champions. Hasil negatif juga diraih AS Roma yang, setelah unggul 2-0 dari Hellas Verona, justru harus mengakhiri laga dengan skor imbang 2-2. Roma yang mengawali musim ini dengan status kandidat peraih scudetto, kini tengah berjuang untuk menembus zona tiga besar. Mereka juga masih harus memulihkan mentalnya akibat kekalahan memalukan dari Barcelona di ajang Liga Champions. Di kompetisi itu Roma dipecundangi dengan skor 6-1. Hasil buruk yang diraih dua raksasa Italia itu tentu saja langsung memunculkan spekulasi terkait masa depan pelatih kedua tim. Namun, baik Mihajlovic maupun Rudi Garcia sama-sama menolak untuk menyerah. ”Saya tidak akan menyerah. Saya hanya fokus pada Roma kemudian kita lihat saja apa yang terjadi dengan saya di masa depan,” kata Garcia seperti dilansir AFP. Sementara itu, Sinisa Mihajlovic berdalih bahwa kekalahan timnya disebabkan absennya sejumlah pemain kunci seperti penyerang Jeremy Menez dan Mario Balotelli yang mendapat cedera. Balotelli yang sudah menepi sejak September, diprediksi baru akan kembali merumput pekan depan. ”Kami tak bisa mencetak banyak gol. Itulah problemnya,” kata Miha. Milan sejauh ini baru melesakkan 24 gol di Serie A. Jika Milan mengalami paceklik gol, persoalan Roma justru terletak pada rapuhnya tembok pertahanan mereka. Hingga pekan 18, I Giallorossi sudah kebobolan 21 gol. ”Tak masalah,” kata Garcia merujuk pada tiga gol yang dilesakkan oleh Verona ke gawang timnya, Rabu lalu. ”Kami memulai tahun ini dengan catatam tidak kebobolan pada empat laga sebelumnya dan sekarang kami menemuka  lagi ketajaman di lini depan. Tapi jelas dengan hasil ini kami membuang dua poin. Kami harus menjadikan laga ini sebagai motivasi untuk menghadapi Milan. Roma dan Milan akan bertemu akhir pekan ini di Stadio Olimpico. Dengan kondisi kedua tim yang tengah terpuruk, banyak pengamat menilai laga ini akan menentukan nasib pelatih kedua tim. (ish)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: