Banner v.2

Kebumen Wacanakan PSBB

Kebumen Wacanakan PSBB

Rapat pembahasan rencana PSBB di Kebumen. KEBUMEN - Kondisi Kabupaten Kebumen adanya pandemi covid-19 terus melonjak kasus positif setiap harinya. Hal itu membauat sejumlah tokoh khawatir akan terjadinya ledakan penularan virus Corona menyusul meningkatnya kasus positif Covid-19 di Kebumen. Kekhawatiran itu lantaran pola penularan virus Corona di Kebumen saat ini sudah pada fase transmisi lokal. Pada saat yang sama, masyarakat dinilai masih belum disiplin bahkan abai dalam mentaati anjuran pemerintah. Panduan ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1 Syawal 1441 H yang telah disepakati bersama tidak diindahkan oleh umat Islam. Padahal kesepakatan itu ditandatangani oleh Bupati, Kapolres, Dandim, Kakan Kemenag, Ketua MUI, Ketua PCNU dan Ketua PD Muhammadiyah. Nyatanya masih banyak umat Islam yang berkumpul beribadah berjamaah di masjid dan mushola layaknya sebelum terjadi wabah. Di area pubik seperti pusat perbelanjaan juga masih ramai oleh pengunjung. Masih banyak warga yang keluar rumah tanpa mengenakan masker. Atas kondisi tersebut, pihak otoritas baik di tingkat kabupaten hingga desa tidak bisa bersikap tegas. Hal itu disebabkan tidak memiliki dasar hukum yang kuat. Beberapa pemerintah desa sampai tidak kuasa memberikan pemahaman kepada warganya sehingga harus minta tolong Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kebumen. “Kami mendapatkan undangan dari beberapa pemerintah desa untuk memberikan sosialisasi kepada warga karena mereka mengaku sudah tidak mampu melakukan sosialisasi,” ujar Ketua MUI Kebumen KH Nursodik dalam pertemuan di Rumah Dinas Wakil Bupati Kebumen, Senin 4 Mei 2020. Selain Kiai Nursodik pertemuan itu dihadiri oleh Ketua PCNU Kebumen KH Moh Dawamudin Masdar, Ketua PD Muhammadiyah KH Abduh Hisyam, Ketua PD Pemuda Muhammadiyah Kebumen dr Hasan Bayuni, Ketua GP Anshor Ahmad Mudzakir. Hadir pula Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kebumen dokter Andika Purwita Aji MMR. Pada pertemuan yang juga dihadiri oleh Sekda Ahmad Ujang Sugiyono itu, sejumlah tokoh meminta kepada Pemkab Kebumen untuk mengusulkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Cara ini dianggap mampu mempercepat penanggulangan sekaligus mencegah penyebaran virus corona yang semakin meluas di Kebumen.(*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: