Sembilan Tambak Udang di Desa Tanggulangin Kebumen Rusak
Terkena Gelombang Tinggi
KEBUMEN - Gelombang pasang yang terjadi Rabu (25/7) kemarin, tak hanya merusak warung-warung dan sejumlah bangunan di pesisir selatan Kebumen. Petani tambak udang di Desa Tanggulangin Kecamatan Klirong, ikut terdampak.
Kolam tambak udang petani rusak gara-gara gelombang pasang. Padahal, ada sebagian dari kolam yang memasuki masa panen. Sebagian lagi, bahkan baru menyebar benih. "Dari laporan yang kami terima, ada sembilan kolam yang rusak. Kerugian mencapai Rp 90 juta," kata Ketua Peguyuban Tambak Udang Tanggulangin, Kasimin, Kamis (26/7).
Kasimin mengatakan, gelombang tinggi menerjang kawasan tersebut Rabu pagi. Selain merusak tambak udang, gelombang juga merusak dermaga Tanggulangin. Setidaknya 6 perahu nelayan di kawasan tersebut.
Kamis (26/7) pagi, para relawan diterjunkan untuk membantu pedagang di Pantai Suwuk membereskan warung-warung yang rusak akibat diterjang ombak, sehari sebelumnya.
Sementara itu hingga Kamis sore, ombak sudah tak lagi besar seperti kemarin. Namun, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen mengimbau agar warga tetap waspadai terjadinya gelombang tinggi.
"Para nelayan juga kami imbau tidak melaut terlebih dahulu," kata Kalak BPBD Kebumen Eko Widiyanto didampingi Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Muhyidin. (cah)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

