Banner v.2

SPBU Wangon Banjarnegara Ditutup Sementara, Imbas Dua BBM Ditangki Timbun Tercampur

SPBU Wangon Banjarnegara Ditutup Sementara, Imbas Dua BBM Ditangki Timbun Tercampur

DITUTUP: SPBU Wangon tutup sementara untuk dilakukan pembersihan BBM. DARNO/RADARMAS BANJARNEGARA - SPBU 08 Wangon Kecamatan Banjarnegara tutup sementara untuk dilakukan proses cleaning BBM. Proses ini dilakukan karena tercampurnya pertalite dengan bio solar di tangki timbun. Pengelola bertanggung jawab atas musibah ini. Sekitar 90 kendaraan yang terlanjur menggunakan BBM yang tercampur, dilakukan penggantian BBM dan kerusakan mesin. https://radarbanyumas.co.id/petronas-dan-total-hengkang-dari-bisnis-spbu-di-indonesia-bph-migas-bisnis-spbu-masih-potensial/ "Kejadian yang kemarin terjadi, BBM terkontaminasi antara solar dan pertalite. Alhamdulillah dengan kesigapan dari tim Pertamina, satu hari langsung terselesaikan," kata Koordinator BBM Kabupaten Banjarnegara Sapto Tridiyanto, Kamis (20/5). Dia mengatakan, peristiwa tercampurnya dua jenis BBM ini terjadi pukul 20.18 WIB. Peristiwa ini diketahui pukul 21.28 WIB. Setelah peristiwa ini diketahui, penjualan semua jenis BBM di SPBU dihentikan. "Untuk antisipasi proses cleaning, percepatan pembebasan evakuasi BBM," ungkapnya. Pihak SPBU bertanggung jawab terhadap konsumen yang telah terlanjur kendaraannya diisi. "Sudah melakukan penggantian BBM dan terkait kendaraan, kerusakannya sudah kita lakukan penggantian," ungkapnya. Sapto mengatakan jumlah kendaraan yang sudah tertangani sekitar 90 kendaraan, sebagian besar sepeda motor. Data ini sesuai data dari CCTV yang ada di SPBU. Sebelum kembali beroperasi, dilakukan pengecekan kualitas dan takaran. "Mengacu ke Metrologi Legal setiap 20 liter, toleransinya maksimal 100 ml," ungkapnya. Sedangkan untuk kualitas mengacu pada BBM yang dikirim dari Pertamina. Untuk menguji kualitas ini, dilakukan uji berat jenis atau densitas. "Secara kuantitas dan kualitas sudah masuk. Mulai melayani besok jam 06.00 WIB. Melayani seluruh jenis produk BBM," jelasnya. (drn)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: