Tak Ingin Kalah dari Persibas, Persibangga Target Menang Versus Persip Pekalongan Sore Ini di Stadion Goentoer
PURBALINGGA - Menghadapi Persip Kota Pekalongan dalam laga terakhir babak penyisihan Grup III Indonesia Socer Championship (ISC) B 2016, Persibangga menargetkan kemenangan untuk memperbaiki posisi di klasemen saat ini. Persibangga bakal menjamu Persip di Stadion Goentoer Darjono Purbalingga, sore ini (3/9).
Saat ini, Persibangga berada di posisi juru kunci setelah disalip oleh tim tetangga Persibas Banyumas yang menang di laga terakhir melawan PSCS Cilacap. "Target kami tidak hanya ingin lepas dari juru kunci, tapi juga ingin memberi kemenangan kepada suporter. Kami tak boleh kalah dari Persibas yang sejak awal selalu berada di posisi juru kunci," ujar Asisten Manager Persibangga Imam Slamet Riyadi kepada Radarmas, kemarin (2/9).
Namun Imam mengaku, kemenangan tak cukup untuk melepaskan dari posisi juru kunci grup III. Sebab jika dalam laga terakhir Persibas mampu mengalahkan Persis Solo di Stadion Manahan Solo, Minggu (4/9) besok. Maka kemenangan atas Persip tak akan mampu mengangkat Persibangga dari posisi juru kunci.
"Saat ini jumlah poin Persibangga sembilan dari 11 kali bertanding. Sedangkan, Persibas memiliki poin 11 dari 11 kali bertanding. Jika menang melawan Persip, maka poin Persibangga menjadi 12, atau satu angka di atas Persibas. Namun jika seri atau kalah atas Persip, maka dipastikan Persibangga berada di posisi juru kunci di klasemen akhir. Hal yang sama juga terjadi jika Persibangga menang atas Persip, tetapi Persibas menang atas Persis. Sebab poin Persibangga maksimal hanya 12 sedangkan Persibas 14," paparnya.
Imam meminta kepada skuad Persibangga untuk tampil habis-habisan dalam laga pemungkas grup III kontra Persip. "Ini merupakan prestis daerah. Jadi, Persibangga harus menang tidak boleh seri bahkan kalah," tegasnya.
Sebenarnya Persibangga di awal kompetisi sempat berada di papan atas. Tapi setelah beberapa laga, permainan Persibangga justru menurun. Bahkan di seluruh laga putaran kedua, Persibangga gagal memetik kemenangan dari laga yang dilakoninya. Hanya sekali Persibangga mendapat poin, yakni hasil seri melawan PSGC Ciamis di Stadion Goentoer Darjono Purbalingga. Sedangkan sisanya berakhir dengan kekalahan.
Menurut pelatih Persibangga Ahmad Muhariah, menurunnya permainan Persibangga disebabkan ulah pemain sendiri. Selama ini pemain "nyambi" mengikuti pertandingan antar kampung. Meski sebenarnya dari segi permainan, Persibangga tak kalah dari tim lain.
"Hampir setiap hari mereka (pemain Persibangga, red) ikut tarkam. Saya tak melarang anak-anak main tarkam, tapi seharusnya mereka tak bermain setiap hari. Karena akan menguras fisik pemain, yang hasil akhirnya justru pemain tak maksimal ketika bertanding di ISC B," ujarnya. (tya/sus)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
