Hujan Deras, Talud di Desa Jatisaba Longsor
BANYUMAS - Hujan deras yang mengguyur wilayah Banyumas membuat talud di Desa Jatisaba, Kecamatan Cilongok, mengalami longsor, kemarin. Akibatnya, longsoran talud tersebut menutup separuh Jalan Kabupaten yang menghubungkan antara Desa Jatisaba menuju ke Kecamatan Purwojati.
Koordinator Taruna Tanggap Bencana (TAGANA) Banyumas, Ady Candra mengatakan, longsor terjadi pada sore hari sekira pukul 17.00. Ia menjelaskan, talud longsor dengan panjang 15 meter tinggi 4 meter itu berupa kebun kurma milik Maeruroh (50 th) warga Desa Jatisaba Kecamatan Cilongok.
Penyebab talud mengalami longsor, kata Ady dikarenakan hujan lebat yang mengguyur wilayah Desa Jatisaba sejak pukul 14.30 WIB. "Dan juga karena resapan air (pori) untuk pembuangan air di talud kurang. Hanya ada 1 lubang pori. Sehingga air tidak dapat mengalir menembus pondasi karena kurangnya pori pembuangan," katanya.
Ketika turun hujan lebat, lanjutnya, air tidak dapat mengalir dengan lancar, sehingga pada sampai titik jenuh tanah, maka mengalami longsor.
Mendapat informasi tersebut TAGANA bersama dengan unsur Relawan gabungan segera bahu membahu berupaya membuka material longsoran agar akses Jalan Cilongok dan Purwojati ini.
Meski sempat tertutup sebagian, relawan tetap berusaha membuka akses jalan tersebut,. "Tetap dibuka untuk akses warga, mengingat apabila tidak dibuka, maka jalan akan menjadi licin, sehingga membahayakan pengguna jalan," katanya.
https://radarbanyumas.co.id/tebing-30-meter-longsor-timpa-pengendara-saat-melintas-di-gununglurah-cilongok-ini-kronologinya/
Beruntung dalam peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa karena pada saat kejadian tidak ada pengendara yang lewat.
Sedangkan kerugian materiil masih dalam perhitungan. (ali)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
