Penjualan Bibit Porang Melejit
NAIK DAUN: Petani porang sedang melakukan sortir terhadap bibit porang yang siap jual.
TAMBAK - Sebanyak lima ratus ribu bibit porang milik kelompok tani di Desa Watuagung Kecamatan Tambak siap dikirim ke luar Banyumas. Bibit berumur antara dua setengah hingga tiga bulan.
"Kelompok tani sudah mulai menjual bibit porang. Permintaan dari Jawa Barat," kata Aris Muljatno, Jum'at (12/11).
Melihat antusiasme permintaan pasar terhadap porang. Usaha pembibitan porang disebut Aris sebagai peluang yang memiliki prospek besar.
Tidak perlu menunggu waktu yang relatif lama untuk dapat menjual bibit. Hanya kisaran tiga bulan, petani bibit porang sudah dapat menghasilkan rupiah.
Oleh karena itu, sangat disayangkan ketika di Desa Watuagung banyak lahan tidur yang kurang terkelola untuk peningkatan ekonomi warga. Padahal, berpotensi sebagai lokasi pembibitan maupun penanaman.
Bibit yang dihasilkan oleh kelompok tani lebih banyak dijual ke luar wilayah. Hal tersebut juga ironis. Sebab, harapannya warga setempat bisa ikut serta menanam untuk investasi.
https://radarbanyumas.co.id/porang-jadi-incaran-pencuri-di-sumpiuh/
"Sebagian bibit di tanam sendiri," imbuh Aris.
Porang adalah bahan baku ekspor. Juga, diklaim sebagai bahan makanan masa depan. Produk turunanya banyak diantaranya obat, kosmetik, lem pesawat, jely dan lainnya. (fij)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
