PGSI Purbalingga Desak Pemerintah Daerah Perhatikan Guru Madrasah
PGSI Purbalingga melakukan audiensi dengan Ketua DPRD Kabupaten Purbalingga HR Bambang Irawan terkait minimnya perhatian terhadap guru madrasah, Selasa (28/10).-Humas DPRD Purbalingga-
PURBALINGGA, RADARBANYUMAS.DISWAY.ID - Sejumlah guru madrasah di Kabupaten Purbalingga yang tergabung dalam Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) mendatangi kantor DPRD Kabupaten Purbalingga, Selasa (28/10). Mereka menyampaikan aspirasi terkait kesejahteraan guru madrasah yang dinilai masih belum mendapat perhatian memadai.
Audiensi digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Purbalingga dan diterima langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Purbalingga HR Bambang Irawan, S.H., S.Sos., M.M., didampingi Sekretaris DPRD Edhy Suryono, S.Sos., M.M.
Rombongan PGSI berjumlah 17 orang, dipimpin Sekretaris PGSI Kabupaten Purbalingga, Suparmo, S.Pd.I., S.Pd. Dalam pertemuan tersebut, Suparmo menyampaikan keresahan para guru madrasah yang selama ini merasa belum memperoleh perlakuan yang sepadan dengan pengabdiannya.
"Kami datang bukan untuk mengeluh, tapi ingin didengar. Banyak guru madrasah sudah mengabdi puluhan tahun, bahkan menjelang pensiun, namun belum juga diangkat menjadi ASN atau PPPK," ujar Suparmo dengan nada haru.
BACA JUGA:Ketua DPRD Apresiasi Penurunan Angka Pernikahan Dini di Purbalingga
Ia menilai kondisi tersebut tidak adil jika dibandingkan dengan guru sekolah negeri yang masa pengabdiannya lebih singkat namun sudah diangkat menjadi ASN.
"Guru madrasah juga ikut mencerdaskan kehidupan bangsa, tapi seolah diperlakukan berbeda. Jika ini terus dibiarkan, kami khawatir tidak akan ada generasi muda yang mau melanjutkan perjuangan di madrasah," ungkapnya.
Suparmo menambahkan, PGSI telah berulang kali menyampaikan aspirasi ke pemerintah pusat. Namun, hasilnya selalu dikembalikan ke pemerintah daerah tanpa solusi nyata.
"Kamis (30/10/2025), kami akan berangkat ke Jakarta bersama guru madrasah dari seluruh Indonesia untuk beraudiensi di Istana Presiden. Kami berharap ada kabar baik bagi seluruh guru madrasah setelah pertemuan itu," jelasnya.
BACA JUGA:Apel Pam Swakarsa, Ketua DPRD Tekankan Pentingnya Keamanan Daerah
Ia juga mendorong pemerintah daerah agar memberikan perhatian nyata bagi guru madrasah di Purbalingga.
"Di beberapa kabupaten lain, sudah ada kebijakan insentif bagi guru madrasah, meski jumlahnya tidak besar. Tapi itu bentuk penghargaan. Kami berharap Purbalingga juga bisa seperti itu," tambahnya.
Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua DPRD Purbalingga HR Bambang Irawan menyampaikan empati dan apresiasi terhadap perjuangan guru madrasah.
"Kami sangat memahami apa yang dirasakan bapak dan ibu guru madrasah. DPRD akan menunggu hasil pertemuan dengan Presiden Prabowo, dan setelah itu akan kami tindaklanjuti bersama Dinas Pendidikan dan Kemenag," kata Bambang.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
