Banner v.2

Nitrogen Bikin Ban Tahan Banting, Angin Biasa Lewat!

Nitrogen Bikin Ban Tahan Banting, Angin Biasa Lewat!

Nitrogen Bikin Ban Tahan Banting, Angin Biasa Lewat!--

RADARBANYUMAS.CO.ID - Pengisian tekanan ban kendaraan dapat dilakukan menggunakan dua jenis, yaitu udara biasa atau angin, serta gas nitrogen yang lebih ringan. Keduanya memiliki karakteristik berbeda yang memengaruhi performa, kenyamanan, dan daya tahan ban.

Secara umum, nitrogen dianggap unggul karena mampu menjaga kestabilan tekanan, mengatur suhu, dan mengurangi risiko kebocoran. Meski demikian, masih banyak pengendara yang belum memahami perbedaan teknis antara angin biasa dan nitrogen secara detail.

Angin biasa mengandung sekitar 78 persen nitrogen, 21 persen oksigen, dan sisanya adalah gas lain termasuk uap air. Sementara itu, nitrogen murni memiliki kadar lebih dari 99 persen sehingga jauh lebih bersih dan stabil.

Kandungan uap air pada angin biasa dapat memicu oksidasi yang merusak komponen ban dari dalam. Inilah alasan nitrogen lebih disukai karena meminimalkan risiko korosi dan menjaga kualitas ban lebih lama.

BACA JUGA:Jangan Kaget, Harga Ban Mobil Listrik Xpeng X9 Tembus Angka Rp 8 Jutaan Tiap Satu Unit

Risiko Kebocoran Lebih Rendah

Molekul nitrogen memiliki ukuran lebih besar dibanding oksigen, sehingga sulit menembus pori-pori karet ban. Hal ini membuat tekanan ban dengan nitrogen lebih stabil dan bertahan lebih lama.

Sebaliknya, ban yang diisi angin biasa cenderung lebih cepat kehilangan tekanan. Kebocoran melalui pori-pori karet terjadi lebih cepat sehingga ban lebih sering perlu diisi ulang.

Ketahanan Terhadap Suhu Panas

Saat perjalanan jauh, suhu ban akan meningkat dan memicu kenaikan tekanan di dalamnya. Pada ban berisi angin biasa, tekanan bisa naik hingga 3 psi saat panas.

Nitrogen memiliki toleransi pemuaian lebih rendah sehingga tekanan hanya bertambah sekitar 0,5 psi dalam kondisi serupa. Keunggulan ini menjaga bentuk ban tetap optimal dan performa kendaraan lebih konsisten.

BACA JUGA:12 Panduan Lengkap Memilih Ban Mobil Listrik yang Tepat untuk Efisiensi Maksimal

Performa Kendaraan Lebih Responsif

Penggunaan angin biasa membuat ban lebih mudah memuai saat panas, sehingga kendaraan terasa berat dan akselerasi berkurang. Sebaliknya, nitrogen menjaga tekanan stabil sehingga kendaraan terasa ringan dan responsif.

Nitrogen juga membantu mempertahankan daya cengkeram ban karena suhu lebih stabil dan karet ban tidak cepat melunak. Hal ini penting untuk kenyamanan dan keselamatan berkendara.

Keawetan Ban Lebih Panjang

Ban yang diisi nitrogen minim risiko oksidasi sehingga bagian dalam ban dan pelek tetap terjaga. Suhu ban pun cenderung tetap rendah meski digunakan pada kecepatan tinggi, mengurangi risiko ban pecah atau aus dini.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: