Banner v.2

Palsukan Data Hasil Penelitian, Dosen Unsoed Diduga Lakukan Pelanggaran Integritas Akademik

Palsukan Data Hasil Penelitian, Dosen Unsoed Diduga Lakukan Pelanggaran Integritas Akademik

Patung Jenderal Soedirman diatas kudanya menjadi ikon Universitas Jenderal Soedirman (unsoed) Purwokerto. Palsukan Data Hasil Penelitian,Dosen Unsoed Diduga Lakukan Pelanggaran Integritas Akademik.-DIMAS PRABOWO/RADARMAS-

PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID - Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) kembali menjadi sorotan. Kali ini, seorang dosen Unsoed, diduga melakukan pelanggaran integritas akademik yaitu dengan memalsukan data hasil penelitian mahasiswa bimbingannya, lalu menerbitkannya dalam jurnal ilmiah tanpa prosedur pengujian laboratorium.

Dosen peneliti Unsoed Yanto Ph.D menuturkan, temuan tersebut sudah dilaporkan kepada rektor Unsoed pada Mei 2024 lalu. Sampai sekarang ia sebut, belum ada tindak lanjut. 

"Skandal ini bermula ketika ada temuan dari seorang peneliti senior. Temuan tersebut mengungkapkan penelitian mahasiswa yang belum selesai dipublikasikan dalam sebuah konferensi ilmiah oleh dosen pembimbing pada tanggal 27 November 2021. Padahal, benda uji baru didaftarkan ke laboratorium tanggal 30 November 2021 dan hasil uji baru keluar tanggal 16 Desember 2021," kata dia. 

Ia menambahkan, penelitian yang dilakukan adalah adalah penelitian eksperimen di laboratorium. Ia sebut, seharusnya uji laboratorium selesai, hasilnya dianalisis baru kemudian diterbitkan. 

BACA JUGA:Dekan FISIP Unsoed Nyatakan Dukungan Pemecatan Guru Besar Diduga Lakukan Kekerasan Seksual

"Dari urutan waktu, sudah jelas potensi rekayasa atau manipulasi data. Data pada paper yang dipublikasikan juga sangat berbeda dengan hasil pengujian laboratorium," ucapnya.

Ia menilai, hal tersebut sangat mungkin terjadi karena adanya relasi kuasa. Meskipun seandainya mahasiswa mengetahui, relasi kuasa antara dosen pembimbing dengan mahasiswa bimbingan, apalagi mahasiswsa S1, akan membuat mahasiswa takut untuk protes.

Menurutnya, temuan tersebut bukan sekadar insiden. Inu adalah cermin retaknya sistem, di mana beban prestasi akademik terkadang mengalahkan nilai kejujuran. 

"Publik kini menunggu, apakah Unsoed berani mengambil sikap tegas terhadap pelanggaran ini, atau justru memilih bungkam demi nama baik semu," paparnya. 

BACA JUGA:Guru Besar Diduga Cabul, Mahasiswa FISIP Unsoed Tuntut Dipecat

Sementara itu, Juru Bicara Unsoed Edi Santoso menyampaikan, terkait laporan adanya dugaan pelanggaran integritas akademik pihaknya bakal melakukan pengecekkan ulang dokumen tersebut. 

"Pihak rektorat akan melakukan pengecekan ulang dokumen itu dimana, sampai dimana. Apakah kalau benar ditujukkan lama pasti ada historinya, akan dicek-cek lagi," jelasnya. 

Edi menjelaskan, jika memang ada pelaporan pasti bakal ditindaklanjuti dan dibahas dikomisi etik. 

"Semua ada ketentuannya, pelanggaran-pelanggaran etik sudah ada regulasinya. Itu butuh proses kalau ada pengaduan, mestinya  pihak komisi etik akan menindaklanjuti, bukti-bukti dan saksi akan dicek. Universitas berkomitmen menindaklanjuti semua aduan-aduan yang masuk," pungkasnya. (res)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: