Tuntaskan 17 Kasus Pelanggaran Pilkada 2024, Bawaslu: Tren Pelanggaran Alami Pergeseran

Komisioner Bawaslu Banyumas, Yon Daryono, Kamis (30/1/2025).-DIMAS PRABOWO/RADARMAS-
PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Banyumas telah menyelesaikan 17 kasus pelanggaran yang terjadi selama proses Pilkada 2024. Meskipun seluruh kasus telah ditangani, Bawaslu mencatat adanya tren pelanggaran yang terus berubah di setiap tahapan pemilihan.
Dalam rapat koordinasi Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) yang berlangsung di Hotel Meotel Purwokerto pada Kamis (30/01/2025), temuan-temuan tersebut menjadi bahan evaluasi utama.
Komisioner Bawaslu Banyumas, Yon Daryono, mengungkapkan bahwa dari 17 laporan yang masuk selama Pilkada 2024, semuanya telah terselesaikan tanpa ada yang berlanjut ke tahap penyidikan atau penuntutan.
“Tentu saja ini jadi informasi bagi masyarakat bahwa Bawaslu Banyumas telah menanganinya,” ujar Yon.
BACA JUGA:Jelang Pelantikan, Ketua KPU dan Bawaslu Purbalingga Belum Terima Undangan
BACA JUGA:Bawaslu Banyumas Sebut Ada Empat Tantangan Selama Pilkada 2024
Yon menjelaskan bahwa tidak adanya kasus yang naik ke proses penyidikan disebabkan oleh tidak terpenuhinya unsur-unsur dalam perkara yang dilaporkan.
Meski demikian, Yon menyoroti adanya perubahan tren pelanggaran dibandingkan dengan pemilu sebelumnya. Jika pada pemilu sebelumnya pelanggaran yang mendominasi adalah praktik money politics, maka dalam Pemilu Pilpres 2024 muncul tren baru berupa politik identitas.
Sementara itu, dalam Pilkada 2024, tren pelanggaran kembali bergeser, kali ini terkait dengan isu netralitas. Tak hanya Aparatur Sipil Negara (ASN), tetapi juga Kepala Desa (Kades) dan perangkat desa turut menjadi sorotan.
“Dalam proses penanganan pelanggaran, Bawaslu serta Gakkumdu harus jeli, betul-betul jeli menyikapi seluruh fenomena yang ada,” tegas Yon.
BACA JUGA:Gugatan Pilgub Jateng Dicabut, Keterangan Bawaslu Banyumas Tidak Dibacakan
BACA JUGA:Bawaslu Kebumen Ingatkan Panwascam Tuntaskan Tugasnya
Lebih lanjut, Yon juga memberikan apresiasi kepada media yang selama ini berperan aktif dalam mengawal jalannya tahapan pemilu.
“Tentunya tak lupa menyampaikan apresiasi kepada teman-teman media, sebagai pilar keempat demokrasi, turut mengawal jalannya tahapan Pemilihan Umum,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: