Sembilan Sungai di Banyumas Timur Rawan Sumbatan

Sungai Angin merupakan salah satu yang rawan sumbatan karena sampah hanyut tersangkut di pilar talang, Kamis (19/12/2024).-DOK FIJRI/RADARMAS-
BANYUMAS, RADARBANYUMAS.CO.ID - Unit Pelaksana Teknis Dinas Pekerjaan Umum (UPTD PU) Wilayah Sumpiuh mencatat ada sembilan sungai di BANYUMAS timur rawan tersumbat di musim penghujan.
Mantri Pengairan UPTD PU Wilayah Sumpiuh Teguh Dumadi menyampaikan rawan tersumbat dikarenakan bangunan jembatan masih terdapat pilar. Bahkan ada yang dua pilar.
"Sehingga, sampah dapuran bambu, kayu dan lainnya yang hanyut tersangkut di pilar menjadi sumbatan," kata Teguh, Jumat (20/12/2024).
Di wilayah Kecamatan Kemranjen yang rawan sumbatan sampai lima sungai, yaitu Tipar, Bleber, Petarangan, Wates dan Bleber.
BACA JUGA:Kesulitan Bersihkan Sumbatan, Usul Inventaris Sling Baja di Bangunan Talang Sungai Angin
BACA JUGA:Sampah yang Tersangkut di Bangunan Talang yang Ada di Atas Sungai Angin, Berpotensi Picu Banjir
Sementara itu di wilayah Kecamatan Sumpiuh, ada tiga sungai berpotensi sumbatan yakni Reja, Angin dan Sengon. Sedangkan di wilayah Kecamatan Kemranjen hanya satu, Sungai Kecepak.
Sungai tersebut di setiap musim penghujan memperoleh perhatian lebih dari pihak-pihak terkait. Sebab, sumbatan menyendat aliran air yang dapat memicu luapan banjir.
"Setelah ada hujan deras, kita siap-siap untuk membersihkan sumbatan di sungai-sungai itu," sambung Teguh.
Sehingga pembersihan sumbatan sampah dapuran bambu, kayu dan lainnya yang tersangkut di pilar di wilayah Banyumas timur menjadi kegiatan rutin saat periode musim penghujan. Guna mengantisipasi banjir luapan. (fij)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: