Banner v.2

Puting Beliung Rusak 28 Rumah di Ledug, Diterjang Angin Kencang Sore Hari

Puting Beliung Rusak 28 Rumah di Ledug, Diterjang Angin Kencang Sore Hari

Rumah rusak dampak angin puting beliung di ledug, Rabu (11/2).-DIMAS PRABOWO/RADARMAS-

BANYUMAS, RADARBANYUMAS.CO.ID – Angin puting beliung disertai hujan menerjang Desa Ledug, Kecamatan Kembaran, Kabupaten BANYUMAS, Rabu (11/2) sore. Bencana tersebut menyebabkan sedikitnya 28 rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat yang bervariasi.

Peristiwa terjadi secara tiba-tiba saat hujan turun dengan intensitas cukup tinggi. Warga yang berada di dalam rumah sempat panik karena angin berembus sangat kencang dan merusak bagian bangunan.

Kepala Desa Ledug, Sugeng Riyadi, mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat begitu menerima laporan dari warga. Ia segera mengoordinasikan respons bersama perangkat desa dan anggota linmas untuk melakukan pendataan serta membantu warga terdampak.

"Kami langsung menerima laporan dari warga dan segera berkoordinasi untuk respons cepat bersama perangkat desa dan linmas. Fokus kami memastikan kondisi warga aman serta melakukan pendataan kerusakan," ujar Sugeng.

BACA JUGA:Hujan Angin Terjang Baturraden Banyumas, Akses Wisata Terhenti Sementara

Berdasarkan pendataan sementara Pemerintah Desa Ledug, total terdapat 28 rumah terdampak yang tersebar di RW 03, RW 04, dan RW 05. Kerusakan terbanyak tercatat di RW 04 dengan 14 rumah terdampak.

Sebagian besar kerusakan terjadi pada bagian atap rumah yang terlepas atau rusak akibat terjangan angin kencang. Material seng dan genteng beterbangan hingga jatuh ke halaman warga.

Salah satu rumah yang mengalami kerusakan cukup parah adalah milik keluarga Agus di RT 04/RW 04. Atap seng rumah tersebut terangkat dan terbawa angin, sementara beberapa bagian bangunan lainnya turut mengalami kerusakan akibat terpaan angin.

Selain pemerintah desa, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Banyumas juga telah turun langsung ke lokasi. BPBD melakukan asesmen serta membantu proses penanganan awal di lapangan.

BACA JUGA:Kerugian Bencana Angin Kencang di Padamara Capai Rp 2,96 Miliar, 30.900 Ayam Mati dan 48,8 Ton Telur Pecah

Hingga saat ini tidak dilaporkan adanya korban jiwa dalam kejadian tersebut. Warga bersama aparat setempat masih melakukan pembersihan material bangunan yang rusak, sementara pendataan lanjutan terus dilakukan untuk menentukan langkah bantuan selanjutnya. ***

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: