Banner v.2

Potensi Banjir Tinggi, BPBD Serukan Kewaspadaan

Potensi Banjir Tinggi, BPBD Serukan Kewaspadaan

Kondisi banjir di Kecamatan Kalibagor pada minggu lalu.-BPBD UNTUK RADARMAS-

PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas kembali mengingatkan masyarakat mengenai potensi banjir di sejumlah kecamatan selama November 2025. Peringatan ini disampaikan setelah BPBD menerima peta prakiraan daerah rawan banjir dari pemerintah provinsi.

Sekretaris BPBD Banyumas, Andi Risdianto, mengatakan bahwa hampir seluruh wilayah Banyumas memiliki potensi terdampak banjir pada tingkat menengah hingga tinggi. "Hasil pemetaan menunjukkan beberapa kecamatan berstatus potensi tinggi. Kami meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras berlangsung lebih dari dua jam," ujarnya, Selasa (18/11).

Berdasarkan pemetaan tersebut, wilayah dengan potensi banjir menengah-tinggi meliputi Kecamatan Lumbir. Sementara kategori potensi tinggi mencakup wilayah luas, antara lain Kecamatan Ajibarang, Banyumas, Baturraden, Cilongok, Gumelar, Jatilawang, Kalibagor, Kebasen, Kedungbanteng, Kembaran, Kemranjen, Patikraja, Rawalo, Sokaraja, Somagede, Sumpiuh, Tambak, Wangon, serta empat wilayah Purwokerto: Barat, Timur, Utara, dan Selatan.

Andi menambahkan, sejumlah langkah antisipasi perlu dilakukan masyarakat dan perangkat wilayah. "Monitoring cuaca harus utin dilakukan. Informasi resmi bisa dilihat melalui laman BMKG," katanya. Selain itu, ia meminta warga menjauh dari bantaran sungai saat intensitas hujan tinggi, memeriksa jalur evakuasi, menyiapkan lokasi pengungsian, peralatan darurat, serta logistik dasar.

BACA JUGA:Enam Titik Rawan Banjir Dalam Kota Diusulkan Jadi Prioritas Penanganan

BPBD juga menekankan pentingnya upaya mitigasi seperti membersihkan saluran air dan sungai secara berkala, serta tidak membuang sampah sembarangan. "Kami juga mengimbau agar ronda malam diaktifkan kembali sebagai bagian dari kewaspadaan lingkungan," tambah Andi.

Untuk wilayah rawan longsor dan banjir, BPBD meminta pemerintah kecamatan segera menyusun skenario penanganan darurat, termasuk mobilisasi evakuasi, penyiapan dapur umum, serta kesiapan petugas di pos darurat bencana.

"Jika terjadi kondisi darurat, masyarakat dapat segera menghubungi Call Center BPBD Banyumas di 0815-4880-8886," tegas Andi. (zet)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: