Banner v.2

Harga Tomat Naik Signifikan

Harga Tomat Naik Signifikan

Lasem, salah satu pedagang sayur di Pasar Manis Purwokerto.-ALWI SAFRUDIN/RADARMAS-

PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID – Harga tomat di sejumlah pasar tradisional Banyumas mengalami kenaikan signifikan. Dari sebelumnya Rp20 ribu, kini melonjak menjadi Rp30 ribu per kilogram.

Kenaikan ini disampaikan oleh salah satu pedagang sayur di Pasar Manis Purwokerto, Lasem. Menurutnya, sulitnya panen menjadi penyebab utama kenaikan harga.

"Panennya lagi susah, jadi harga ikut naik. Sekarang sudah Rp30 ribu," ujarnya.

Selain itu, Lasem menyebut kebijakan Over Dimension Over Loading (ODOL) juga masih berdampak pada distribusi barang, termasuk komoditas sayur-mayur seperti tomat.

BACA JUGA:Festival Gunung Slamet 2025, Tetap Seru Meski Perang Tomat Diganti Perang Air

Terpisah, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dinperindag) Banyumas, Retno Wulandari, membenarkan adanya kenaikan harga tersebut.

"Naiknya harga tomat disebabkan minimnya hasil panen. Panen terganggu cuaca, angin, dan juga hama seperti tikus atau burung," jelasnya.

Minimnya hasil panen di tingkat petani ini berdampak pada menurunnya pasokan dan naiknya harga jual tomat di pasaran.

Diketahui, sebagian besar pasokan tomat untuk wilayah Banyumas berasal dari luar daerah. Beberapa daerah pemasok di antaranya Purbalingga, Bandung, Wonosobo, dan Temanggung. (alw)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: