Banner v.2

Organda: Kesadaran ke Plat Kuning Rendah

Organda: Kesadaran ke Plat Kuning Rendah

MANGKAL: Angkutan umum penumpang saat mangkal di sekitar Pasar Segamas Purbalingga, 2 Juli lalu. Kendaraan penumpang plat hitam harus bisa mengubah ke plat kuning. (CAHYO/RADARMAS) PURBALINGGA - Ketua DPC Organda Purbalingga Karyono menilai kesadaran mengurus angkutan umum plat hitam oleh pemilik masih rendah. Saat ini, angkutan penumpang, khususnya di wilayah Purbalingga ke selatan, masih banyak yang taat plat kuning. Mereka tergabung dalam berbagai badan hukum koperasi maupun PT. Sebaliknya, di wilayah utara yang rutenya ramai dan lebih berbahaya masih banyak plat hitam jadi angkutan penumpang. "Kami akui untuk kesadaran mengurus plat kuning masih rendah. Begitu juga pada angkutan jenis kendaraan travel, masih banyak plat hitam yang berkeliaran bebas," tegas Karyono, kemarin. Terkait kondisi ini, ia pernah menyampaikan untuk menyadarkan masyarakat jika naik angkutan penumpang plat hitam tidak dilindungi sejumlah regulasi. Jika plat kuning selain resmi sesuai dengan UU Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, penumpang dijamin asuransi dan lainnya. “Sesuai aturan, yang bisa menjadi angkutan umum penumpang harus plat kuning. Harus ada pengecekan lagi oleh Dinhub Purbalingga. Minimal diingatkan dulu dan diminta beralih ke plat kuning,” tambahnya. Kepala Dinas Perhubungan (Dinhub) Kabupaten Purbalingga Raditya Widayaka menilai, masih adanya plat hitam pada angkutan penumpang rawan memicu konflik atau gesekan dengan angkutan resmi penumpang plat kuning. “Kami sudah melakukan pendekatan persuasif maupun edukasi kepada mereka yang mengoperasionalkan plat hitam agar beralih ke angkutan penumpang resmi/plat kuning,” paparnya, Rabu (6/7). https://radarbanyumas.co.id/mobil-pribadi-kesulitan-solar-subsidi-di-purbalingga/ Dinas tidak bisa dengan cepat membenahi adanya angkutan penumpang plat hitam. Sinergi dengan kepolisian dan para awak angkutan plat hitam untuk memberikan pemahaman sangat diperlukan. “Organisasi seperti DPC Organda juga bisa ikut memberikan edukasi bagi para awak angkutan plat hitam. Karena demi keselamatan dan kebaikan penumpang dan pengelolanya,” tambahnya. (amr)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: