Banner v.2

PP Kutasari Bentuk Kampung Zakat

PP Kutasari Bentuk Kampung Zakat

Penyaluran Enam Bulan Sekali PURBALINGGA - PAC Pemuda Pancasila (PP) Kutasari membuat gebrakan baru dalam memantapkan program sosial kemanusiaan, dengan membentuk kampung zakat. Program ini direalisasikan dengan menghimpun zakat dari para anggota PP Kutasari yang telah memiliki penghasilan tetap. Dana yang terhimpun akan disalurkan untuk kegiatan sosial seperti santunan anak yatim piatu, orang tidak mampu, orang jompo, maupun membantu pembangunan masjid/musalla. Ketua PAC PP Kutasari, Dwi Atmoko mengatakan, program kampung zakat dilatarbelakangi masih banyaknya masyarakat yang berada di bawah garis kemiskinan di wilayah Kecamatan Kutasari. "Kami tergerak untuk ikut membantu masyarakat dengan menghimpun dana anggota yang berpenghasilan tetap. Jumlahnya 2,5 persen dari penghasilan tetap anggota tiap bulan. Namanya kampung zakat, warganya anggota PP Kutasari. Namun dananya akan disalurkan untuk masyarakat yang membutuhkan. Penyalurannya tiap 6 bulan sekali," tuturnya. Ketua Kampung Zakat PP Kutasari, Maryoto mengatakan, sejak dibentuk pada Kamis (23/2), telah terkumpul dana sekitar Rp 4,2 juta. Hal ini merupakan awal yang baik. "Kami juga tidak menutup kesempatan kepada donatur apabila ingin mendukung program ini. Penyalurannya akan kami jamin transparan. Penyalurannya juga disesuaikan dengan kebutuhan dari penerima bantuan," tambahnya. Program dengan motto Zakat PP Selamat Dunia Akherat, diharapkan dapat menggugah rasa kemanusiaan dan kepedulian anggota PP Kutasari terhadap persoalan sosial di lingkungannya. "Kampung zakat ini menambah agenda rutin kita. Sebelumnya, kami memiliki dua agenda rutin yakni donor darah dan bedah rumah," tambah Dwi Atmoko. Maret mendatang, PP Kutasari juga akan melakukan bedah rumah tidak layak huni sebanyak dua unit di Desa Karangreja, Kecamatan Kutasari. Satu rumah direhab dan satu rumah dibangun total. Dana tersebut dihimpun secara swadaya oleh PP Kutasari. "Kami sudah melakukan survei. Ternyata kondisinya memprihatinkan, sehingga akan kami melaksanakan bedah rumah pada tanggal 5 Maret dan 26 Maret," tambahnya. (adv/bdg)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: