Mas Bupati: Perbaikan Jalan Raya Padamara Dilaksanakan Paling Lambat November 2025
Jalan Raya Padamara di wilayah Karangkabur.-Aditya/Radarmas-
PURBALINGGA, RADARBANYUMAS.DISWAY.ID - Bupati Purbalingga H Fahmi Muhammad Hanif memastikan perbaikan Jalan Raya Padamara, akan dilaksanakan pada bulan Oktober 2025 atau paling lambat November 2025.
Hal itu diungkapkan oleh Mas Bupati, saat kegiatan Pendapa Untuk Rakyat, di Pendapa Dipokusumo, Selasa, 30 September 2025 malam.
Perbaikan jalan raya Padamara direncanakan dengan anggaran sekitar Rp 4,3 miliar. Yakni, untuk ruas jalan dari perbatasan Banyumas–Kalitinggar hingga Karangkabur.
Mas Bupati mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga akan terus meningkatkan kualitas jalan dengan anggaran Rp 122 miliar.
BACA JUGA:11 Paket Perbaikan Jalan Masuk Lelang, Nilainya Mencapai Rp19,9 Miliar
"Selain Jalan Padamara, beberapa ruas jalan lainnya yang akan segera diperbaiki antara lain Grecol, Kalimanah, Mewek, Panican, Rembang, Bedagas dan Tunjungmuli," ungkapnya
Namun, dia meminta masyarakat bersabar. Sebab, untuk .erealisasikannya butuh proses, seperti administrasi, sistem pengadaan, perencanaan.
"Sehingga memang baru sekitar Rp 10-20 miliar yang terealisasi. Mudah-mudahan terealisasi bulan Oktober-November ini, sudah terealisasi semua,” lanjutnya.
Mas Bupati juga mengungkapkan agar sebagian besar ruas jalan di Kabupaten Purbalingga bisa lebih baik masih ada kekurangan anggaran sekitar Rp 170 miliar.
BACA JUGA:Rp122 Miliar Digelontorkan untuk Perbaikan Jalan Purbalingga, Baru Rp10 Miliar Terealisasi
Kegiatan Pendapa Untuk Rakyat dilaksanakan bersama komunitas ojek online. Selain menjadi ajang silaturahmi Mas Bupati juga melaksanakan doa bersama dan membagikan paket sembako yang sumber dananya berasal dari gaji dan tunjangannya sebagai Bupati Purbalingga, serta dari Anggota DPR RI Komisi VII, Rofik Hananto.
Perwakian pengemudi Ojek Online Imam Riyadi mengungkapkan menjadi driver online merupakan profesi yang beresiko salah satunya adalah kecelakaan.
"Selama satu tahun terakhir ada sekitar 5 hingga 6 kasus kecelakaan yang menimpa driver online," ungkapnya. (tya)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

