11 Paket Perbaikan Jalan Masuk Lelang, Nilainya Mencapai Rp19,9 Miliar
Jalan Raya Wirasana-Kalikajar dan Kalikajar-Penaruban masuk ke proses lelang.-Aditya/Radarmas-
PURBALINGGA, RADARBANYUMAS.CO.ID - Program Alus Dalane di Kabupaten Purbalingga akhirnya bergerak setelah sempat tertunda dan belum kunjung masuk ke tahap pelelangan. Sebanyak 11 paket pekerjaan bina marga kini resmi masuk proses lelang di Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Setda Purbalingga, dengan total nilai Rp19.905.008.000 atau sekitar Rp19,9 miliar.
Kepala BPBJ Setda Purbalingga yang juga Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Drajat Uji Wakhyono, memastikan seluruh paket tersebut tengah dievaluasi.
"Sudah ada kegiatan fisik bina marga yang masuk proses lelang, total ada 11 paket. Saat ini masih dalam proses evaluasi penawaran di e-purchasing atau e-katalog," jelasnya, Rabu (24/9/2025).
Sebelas paket pekerjaan bina marga tersebut, terdiri dari paket pekerjaan Karangkabur-Kalitinggar dengan pagu anggaran Rp 5.646.245.000. Paket pekerjaan Pagembrungan-Bandingan dengan pagu anggaran Rp 712.500.000.
BACA JUGA:Tahun Anggaran 2025 Hanya Sisa 4 Bulan, Pemkab Optimis Program Alus Dalane Tuntas
Paket pekerjaan Rajawana-Rembang dengan pagu anggaran Rp 1.039.065.000. Paket pekerjaan Karanggedang-Pekutukan dengan pagu anggaran Rp 711.701.000.
Paket pekerjaan Wirasana-Kalikajar dan Kalikajar-Penaruban dengan pagu anggaran Rp 1.729.020.000. Paket pekerjaan Letjend S Parman dengan pagu anggaran Rp 1.413.000.000.
Paket pekerjaan Slinga-Kembaran Wetan dengan pagu anggaran Rp 1.443.000.000. Paket pekerjaan Kalikajar-Sidanegara dengan pagu anggaran Rp 1.940.000.000.
Paket pekerjaan Walik-Karanggambas dengan pagu anggaran Rp 982.932.000. Paket pekerjaan Mewek-Kalimanah Wetan dengan pagu anggaran Rp 4.849.855.000. Serta, paket pekerjaan Panican-Kemojing Rp 789.450.000.
BACA JUGA:Alus Dalane Kepenak Ngodene Jadi Fokus Belanja Perubahan APBD Kabupatem Purbalingga 2025
Drajat menambahkan, Bidang Bina Marga DPUPR akan melakukan mapping calon penyedia konstruksi khusus untuk paket-paket tersebut.
Sementara pemilihan penyedia jasa akan ditempuh melalui mekanisme e-purchasing sesuai data kebutuhan. (tya)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

