Banner v.2

Jumlah Lulusan SMK Lanjut ke Perguruan Tinggi Hanya di Bawah 10 Persen

Jumlah Lulusan SMK Lanjut ke Perguruan Tinggi Hanya di Bawah 10 Persen

Salah satu siswa SMK sedang praktik teknisi mobil.-Dok Amarullah Nurcahyo/Radarmas-

PURBALINGGA, RADARBANYUMAS.CO.ID - Lulusan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Purbalingga yang melanjutkan ke Perguruan Tinggi masih di bawah 10 persen. Sedangkan melalui seleksi bursa kerja khusus (BKK) hanya 10 persen hingga 20 persen. Sisanya bekerja di berbagai sektor.

Ketua Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kabupaten Purbalingga, Subeno SE MSi, Minggu 9 Februari 2025 menjelaskan, fasilitasi magang melalui BKK tetap membantu lulusan. Namun lulusan rata-rata masuk atau memilih bekerja.

"Kami di BMPS tidak memaksakan kehendak. Hany masukan dan lulusan SMK memang dicetak siap kerja,sesuai kemampuannya," katanya.

Sebelumnya, tiap tahun ada penempatan ke Jepang ada kerjasama dengan pihak ketiga dan resmi. Bisa juga melalui BKK yang ada di SMK. 

BACA JUGA:Belum Kerja, 74 Lulusan SMK Dibantu Sertifikasi

BACA JUGA:Tak Ada Larangan Lulusan SMK Melanjutkan Pendidikan, Ini Pilihan Usai Lulus

“Seleksi ke Jepang tetap normal, namun penempatan ke sana secara bertahap selama setahun, menunggu perkembangan di Jepang,” rincinya.

Saat ini total jumlah SMK SE Kabupaten Purbalingga sebanyak 22 sekolah. Semua menciptakan lulusan yang baik dan siap kerja.

Kejadian adanya BKK di SMK sangat membantu. Karena bisa menyeleksi layaknya dinas tenaga kerja dan perusahaan yang akan kerjasama.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: