Banner v.2

Tim Psikososial Fakultas Psikologi UMP Selesaikan Misi Pendampingan Korban Bencana di Petungkriyono

Tim Psikososial Fakultas Psikologi UMP Selesaikan Misi Pendampingan Korban Bencana di Petungkriyono

Tim Psikososial Fakultas Psikologi UMP Selesaikan Misi Pendampingan Korban Bencana di Petungkriyono-HUMAS UMP UNTUK RADARMAS-

RADARBANYUMAS.CO.ID - Tim psikososial Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) telah menyelesaikan tugas mereka dalam memberikan pendampingan psikososial kepada korban bencana tanah longsor di Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan. Tim ini terdiri dua dosen pembimbing, serta mahasiswa Program Psikologi yang terdiri dari Dewi Octaviani, Marshanda Dwi Sabrina R., Ahmad Sidiq Maulana, dan Faiza Salma. Mereka bertugas sebagai Tim Psikososial Posyan Petungkriyono dalam kolaborasi dengan Poskor PDB Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan. Sebelumnya juga telah dikirimkan tim gelombang pertama yang ditugasi selama sepekan.

Selama dua pekan di lokasi bencana, tim melakukan asesmen psikologis, bantuan psikologis awal, dan pendampingan psikososial, khususnya bagi anak-anak dan kelompok rentan yang terdampak secara emosional akibat bencana. Dalam keterangannya, Pembina Komunitas Relawan Psikososial UMP, Dr. Ugung Dwi Ario Wibowo, M.Si., Psikolog., menegaskan pentingnya intervensi psikososial dalam situasi bencana.

“Kami melihat bagaimana dukungan psikososial menjadi faktor utama dalam pemulihan para korban. Trauma akibat bencana bisa berdampak jangka panjang jika tidak ditangani dengan tepat. Tim Psikologi UMP telah bekerja maksimal dalam membantu masyarakat setempat untuk bangkit dari kondisi sulit ini,” ujar Ugung saat dikonfirmasi di Purwokerto, Senin (10/2).

Bencana tanah longsor di Petungkriyono mengakibatkan 25 korban jiwa meninggal dunia serta kerusakan parah pada infrastruktur dan pemukiman warga. Banyak di antara mereka harus mengungsi dan mengalami tekanan emosional akibat kehilangan tempat tinggal serta anggota keluarga. Kehadiran tim psikososial UMP menjadi krusial dalam membantu masyarakat mengelola trauma dan membangun kembali ketahanan mental mereka.

Salah satu anggota tim relawan gelombang pertama, Josse Nur Madjid, mengungkapkan bahwa pengalaman ini menjadi pelajaran berharga bagi mereka sebagai calon psikolog. “Kami belajar langsung bagaimana teori psikologi diterapkan di lapangan, terutama dalam menghadapi situasi krisis. Kami berharap, pendampingan yang kami lakukan bisa memberikan ketenangan bagi para korban,” tuturnya.

Tim psikososial gelombang kedua ini bertugas sejak 4 - 10 Februari 2025  dan berkontribusi aktif dalam asesmen serta pemetaan kondisi psikologis masyarakat terdampak. Setelah asesmen dan intervensi awal dinyatakan selesai, tim psikososial UMP kini kembali ke kampus dengan membawa banyak pengalaman dan wawasan baru.

Ke depannya, Fakultas Psikologi UMP berkomitmen untuk terus aktif dalam program tanggap bencana, baik dalam bentuk pendampingan psikososial maupun penelitian yang mendukung penguatan ketahanan mental masyarakat terhadap bencana.

Dengan penyelesaian tugas ini, UMP sekali lagi membuktikan dedikasinya dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan menjadi bagian dari solusi dalam penanganan dampak psikologis akibat bencana. (tgr)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: