Deretan Mobil Listrik Karya Anak Bangsa
Mobil listrik yang sering disebut mirip Lamborghini ini, didesain dan dibangun oleh anak Indonesia pada 2013--
BACA JUGA:Distributor iPhone dan Samsung Jadi ATPM Mobil Listrik Xpeng
Spesifikasi Gendhis:
- Motor listrik dengan tenaga sekitar 150 hp
- Baterai lithium-ion dengan kapasitas besar
- Kecepatan maksimum sekitar 180 km/jam
- Jarak tempuh sekitar 200 km dalam sekali pengisian daya
- Interior luas dan nyaman untuk keluarga
Gendhis memiliki potensi besar dalam pasar kendaraan listrik. Terutama untuk keluarga Indonesia yang membutuhkan kendaraan dengan daya tampung lebih besar.
Namun, seperti mobil listrik lainnya, proyek ini juga menghadapi kendala yang sama, termasuk regulasi dan keterbatasan infrastruktur pengisian daya di Indonesia.
mobil listrik Lainnya
Selain Tucuxi, Selo, dan Gendhis, beberapa mobil listrik lain juga pernah dikembangkan di Indonesia, antara lain:
BACA JUGA:Efisiensi dan Biaya Perawatan Mobil Listrik vs Hybrid di Tahun 2025
BACA JUGA:Tips dan Trik Agar Daya Tahan Baterai Mobil Listrik Awet dan Tahan Lama
Evina (2012)
Mobil listrik hasil kerja sama antara Dasep Ahmadi dan LIPI, yang pernah diuji oleh pemerintah.
- Motor listrik bertenaga sekitar 50 hp
- Jarak tempuh sekitar 130 km dalam sekali pengisian daya
- Kecepatan maksimum sekitar 100 km/jam
Mobil listrik ITB (2012-2014)
Cita-cita mengembangkan kendaraan listrik kala itu berasal dari berbagai kalangan. Tidak hanya swasta atau perorangan. Bahkan, kalangan akademis pun berperan serta. Institut Teknologi Bandung pernah mengembangkan berbagai prototipe kendaraan listrik yang bertujuan untuk edukasi dan riset.
- Motor listrik bertenaga variatif sesuai model
- Jarak tempuh bervariasi antara 100-150 km
- Kecepatan maksimum sekitar 120 km/jam
Gesits (2019)
Salah satu kendaraan listrik yang akhirnya berhasil masuk ke pasar dan diproduksi secara massal dalam bentuk skuter listrik.
Awalnya, sepeda motor listrik ini dikembangkan oleh Garansindo dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Nama Gesits pun adalah singkatan dari Garansindo dan ITS. Yakni Garansindo Electric Scooter ITS.
BACA JUGA:Dua Merek Motor Listrik Gesits dengan Spesifikasi Hampir Sama, Hanya Berbeda Desain?
BACA JUGA:Desain Motor Listrik Gesits Garuda Perpaduan Honda Beat Street dan Vario
Namun, seiring perjalanannya menggandeng universitas dan perusahaan BUMN, identitas Gesits pun berubah. Sudah menjadi brand dan bukan lagi soal Garansindo dan ITS. Saat ini, Gesits yang dipasarkan secara luas di Indonesia ini memiliki spesifikasi :
Baca artikel detikoto, "Gesits Ganti Baju, Tak Lagi Garansindo dan ITS" selengkapnya https://oto.detik.com/motor/d-4522617/gesits-ganti-baju-tak-lagi-garansindo-dan-its.
Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/
Baca artikel detikoto, "Gesits Ganti Baju, Tak Lagi Garansindo dan ITS" selengkapnya https://oto.detik.com/motor/d-4522617/gesits-ganti-baju-tak-lagi-garansindo-dan-its.
Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/
- Motor listrik berdaya 5 kW
- Jarak tempuh hingga 100 km dalam sekali pengisian daya
- Kecepatan maksimum sekitar 70 km/jam
Tantangan Pengembangan Mobil Listrik di Indonesia
Meski sudah banyak inovasi yang lahir, pengembangan mobil listrik di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain:
- Regulasi yang belum matang: Proyek-proyek seperti Tucuxi dan Selo terkendala oleh regulasi yang belum sepenuhnya mendukung mobil listrik.
- Kurangnya investasi: Banyak proyek mobil listrik yang gagal dikembangkan lebih lanjut karena minimnya dukungan finansial.
- Infrastruktur yang terbatas: Stasiun pengisian daya masih sangat sedikit di Indonesia, sehingga menyulitkan penggunaan mobil listrik secara luas.
- Kurangnya riset dan pengembangan: Dibandingkan dengan negara maju, Indonesia masih kurang dalam hal penelitian dan pengembangan teknologi baterai serta komponen kendaraan listrik.
BACA JUGA:Inilah Produk Motor Listrik 2025 Super Stylish, Visualnya Cakep dan Anggun
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
