Misi Sempurna Persibas ke Zona Nasional
SELEBRASI : Pemain Persibas melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Persikasi Bekasi, kemarin (2/12). (DIMAS PRABOWO/RADARMAS)
PURWOKERTO- Misi sempurna Persibas di Stadion Satria, Senin (2/11). Bermain dengan defisit dua gol dari lawannya Persikasi Bekasi, Persibas berhasil membalik keadaan. Skuad Djoko Kaiman mampu menghadirkan gemuruh dengan tiga gol tanpa balas.
Yanuar Ramadhan langsung bersujud syukur begitu peluit penghabisan. Berkali-kali dia mencium rumput Stadion Satria. Pipinya basah oleh air matanya. Air mata kebahagiaan.
"Beban berat kemarin terangkat sudah. Kini harus segera siap ke laga berikutnya. Tak akan mudah, karena kita nanti sudah masuk ke zona nasional," ujar pemain belakang yang berhasil memecah kebuntuan Persibas di laga kemarin.
Tampil dengan menanggung ketertinggalan dua gol pada laga sebelumnya, membuat permainan anak asuh Ispriyanto terbebani. Beban itu yang membuat mereka tak terlalu berhasil mengalirkan serangan tajam di babak awal. Hingga separoh tempo, Persibas masih terlihat gagap.
Semua berubah usai jeda. Entah mantra apa yang dibisikkan Ispriyanto kepada anak-anak asuhnya. Di menit 56, Yanuar Ramadhan menggetarkan gawang Persikasi dengan sundulannya.
Gol tersebut seperti peluru yang semakin melejitkan motivasi para pemain. Seperti hilang beban. Permainan apik mulai berhasil diterapkan dan mengalir. Elang Rishandy lantas menggandakan kedudukan. Juga dengan sundulannya.
Gemuruh lebih keras hadir saat Rizky Imam pada menit ke 85, menciptakan gol indah ke gawang Persikasi. Dia memperdaya kiper Persikasi dengan sundulannya yang terukur ke tiang jauh. Laga pun usai dengan kedudukan 3-0.
Tagis haru para pemain Persibas setelah menang 3-0 dari Persikasi.
Persibas Banyumas berhasil mengunci namanya di zona nasional. Di zona tersebut, Persibas akan bertarung bersama 32 tim lainnya yang diperkirakan menggunkan digunakan sistem grup. Dari 32 besar itu, akan diambil enam tim untuk masuk liga 2.
Pelatih Persikasi Bekasi, Rici Vauzi mengaku kecewa karena langkah timnya terhenti. Padahal mereka datang ke Purwokerto dengan modal surplus dua gol.
"Tapi ya rezekinya sampai disini, yang jadi catatan memang kita kurang bisa mengembangkan permainan. Kami juga merasa lapangan kurang bagus sehingga bolanya mantul banget. Tapi, kami tetap mengucapkan selamat buat Persibas," kata dia sportif
Sementara, Pelatih Persibas Ispriyanto mengatakan, target liga dua memang sudah ditanamkan saat awal memegang klub Persibas. "Kita punya target tinggi, meski secara materi masih diragukan," ujar dia
Dia meyakinkan jika anak didiknya memang punya kualitas meski masih banyak yang meragukannya. "Kini tidak ada waktu larut dalam kemenangan untuk menuju kasta lebih tinggi. Saya yakin mereka mampu. Tim ini layak mendapat kesempatan dan keyakinan," tuturnya.
Manajer Persibas Banyumas, Trisno Sudarso mengatakan, Persibas bermain sangat luar biasa hingga berhasil melewati laga hidup mati mereka.
"Selamat kepada anak-anak atas kerja keras yang diberikan. Terimakasih kepada suporter yang dengan setia mendukung. Kami punya mimpi menaikkan kasta jadi liga 2. Mudah-mudahan, secara konsisten, anak-anak bisa bermain dengan baik," tandasnya. (mhd/dis)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

