Pelatih Nazal Ancam Mundur
Tiga Bulan Gaji Belum Dibayar
PURWOKERTO - Persibas Banyumas yang sukses melaju menuju 32 besar liga tiga nampaknya harus menghadapi tantangan internal. Pasalnya pelatih Nazal Mustofa mulai berpikir untuk meninggalkan tim yang berjuluk Laskar Bawor tersebut.
Nazal Mustofa, yang kini menjabat sebagai pelatih Persibas Banyumas, menyesalkan perilaku manajemen yang belum juga membayar gajinya beserta asisten pelatih yang lain.
"Gaji saya yang jatuh tempo tiap tanggal satu, sudah tiga bulan ini belum dibayar. Bukan hanya saya, asisten pelatih juga belum diberikan," kata Nazal.
Nazal menambahkan akan memulai latihan awal Oktober ini, yakni Senin (8/10) mendatang. Hal itu merujuk pada informasi yang beredar jika akhir November sudah dimulai babak 32 besar liga 3 nasional.
"Jadi kalau nanti tanggal 7 Oktober kami tak dapat keputusan dari manajemen, baik terkait gaji maupun rencana ke depan, maka kami khususnya saya akan memutuskan mundur," tegasnya.
Menurutnya, ini menjadi titik terendah kesabarannya. Mengingat tragedi tahun 2017 atas tunggakan gaji terulang kembali.
"Sebelum musim ini tawaran yang datang ke saya banyak, terutama dari Pekalongan. Sekarang malah begini. Saya kasian dengan anak-anak mau saya tinggal bagaimana, terutama yang dari luar daerah seperti Ternate, Papua, dan Pekalongan. Mereka saya yang bawa kesini," tambahnya.
Dia berharap, agar ada kejelasan dari para pengurus. "Lebih baik saya dipecat daripada saya harus digantung tidak jelas begini," jelas dia.
Disisi lain, Ketua Umum Persibas Banyumas, Supangkat, menanggapi hal tersebut. Menurutnya, saat ini pengurus sedang berusaha untuk mencari.
"Kita sedang upaya cari sana sini dana talangan belum dapat juga dan betul-betul mengalami kesulitan keuangan. Dana dari operator piala Indonesia dan liga 3 yg dijanjikan bulan juli belum turun sampai sekarang. Kita pengurus bantingan tiap minggu untuk makan pemain," pungkasnya.
Sampai berita ini diturunkan, pihak manajemen Persibas Banyumas belum memberikan keterangan. Manajer Persibas Banyumas dan Wakil Ketua Persibas Banyumas tidak dapat ditemui Radarmas. Radarmas juga berusaha menghubungi via telepon sampai dua kali namun tidak direspon. (mhd/bay)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

