Banner v.2

Razia Malam Sasar Eks Lokalisasi Slarang Cilacap, Terjaring 2 PSK dan Penjual 38 Botol Miras

Razia Malam Sasar Eks Lokalisasi Slarang Cilacap, Terjaring 2 PSK dan Penjual 38 Botol Miras

Petugas gabungan melakukan pembinaan setelah melakukan razia yang menyasar eks lokalisasi Slarang Kecamatan Kesugihan.-JULIUS/RADARMAS-

CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID - Tim gabungan menggelar Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) di wilayah Kabupaten Cilacap, Sabtu malam (28/2/2026). Sasaran utama operasi adalah kawasan Eks Lokalisasi Slarang.

Kegiatan diawali dengan apel siaga di halaman Kantor Satpol PP Cilacap yang dipimpin langsung Kepala Satpol PP Kabupaten Cilacap, Rochman. Usai apel, personel dibagi menjadi empat regu dan bergerak serentak menuju lokasi sekitar pukul 19.00 WIB.

Meski sempat diguyur hujan ringan, operasi tetap berjalan.

Dari hasil penyisiran, petugas mengamankan dua wanita yang diduga pekerja seks komersial (PSK), satu wanita penjual minuman keras dengan barang bukti 38 botol miras, serta seorang pria yang diduga melakukan tindak asusila.

“Operasi ini merupakan kegiatan rutin untuk menjaga ketertiban umum. Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar dan kondusif,” ujar Rochman.

BACA JUGA:Tujuh Pasang Tanpa Ikatan Pernikahan Terjaring Razia Kos dan Hotel di Cilacap

Ia menjelaskan, penjual miras dan pria yang diduga melakukan tindak asusila akan menjalani sidang tindak pidana ringan (tipiring) di Pengadilan Negeri Cilacap.

Sementara itu, dua wanita yang terjaring razia telah didata dan diberikan pembinaan di kantor Satpol PP.

Selanjutnya, mereka dirujuk ke Panti Pelayanan Sosial Wanodyatama Surakarta untuk pembinaan lanjutan.

Operasi Pekat ini melibatkan unsur TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Sosial, BNN, hingga Polisi Militer. Kegiatan berakhir dalam kondisi aman dan tertib.

Rochman menegaskan, operasi serupa akan terus digelar secara berkala, terutama menjelang dan selama bulan Ramadan.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan dan penindakan terhadap praktik prostitusi, peredaran miras ilegal, serta berbagai penyakit masyarakat lainnya di wilayah Cilacap.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: