Kunjungan Wisatawan Asing ke Indonesia Naik 6,04 Persen
DATANG : Sejumlah Warga Negara Asing (WNA) menjalani proses screening untuk penempatan karantina di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin (29/11). (Hanung Hambara/Jawa Pos)
JAKARTA - Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada November 2021 mencapai 153,20 ribu kunjungan. Jumlah tersebut naik 6,04 persen dibandingkan dengan jumlah kunjungan pada November 2020. Hal itu sesuai dengan data yang disampaikan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
Kepala BPS Margo Yuwono mengatakan, jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, jumlah kunjungan wisman pada November 2021 juga mengalami kenaikan sebesar 3,06 persen.
“Perkembangan wisatawan mancanegara pada grafik meskipun ada kenaikan tapi kenaikannya sangat tipis dan terlihat grafiknya sangat landai,” katanya dalam konferensi pers, Senin (3/1).
Namun, sepanjang Januari hingga November 2021, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 1,48 juta kunjungan. Angka tersebut turun 61,82 persen dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun 2020.
Sementara, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang di Indonesia pada November 2021 mencapai 47,83 persen, naik sebesar 7,69 poin dibandingkan dengan TPK November 2020. TPK November 2021 juga mengalami peningkatan sebesar 2,21 poin dibandingkan dengan TPK Oktober 2021.
https://radarbanyumas.co.id/pembuatan-paspor-menurun-signifikan-belum-dibukanya-ibadah-haji-dan-umroh-jadi-penyebab/
Adapun rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel klasifikasi bintang selama November 2021 tercatat sebesar 1,59 hari, sama dengan rata-rata lama menginap pada November 2020.
“Jumlah penumpang internasional sebanyak 531,3 ribu orang atau turun 85,23 persen dibanding periode yang sama tahun 2020,” pungkasnya.
Dari kunjungan wisman pada bulan November yang sebanyak 153,2 ribu tersebut, paling banyak berasal dari Timor Leste 53,4 persen, disusul Malaysia 26,3 persen dan Tiongkok 3,2 persen. Sedangkan negara-negara lainnya dan sisanya 17,1 persen.(rom/jpc)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
