Tips Penting Sebelum Beli Motor Listrik Bekas, Perhatikan Baterai dan Garansi
Tips Penting Sebelum Beli Motor Listrik Bekas, Perhatikan Baterai dan Garansi--
RADARBANYUMAS.CO.ID - Membeli motor listrik bekas kini menjadi pilihan alternatif bagi masyarakat yang ingin beralih ke kendaraan ramah lingkungan dengan harga lebih terjangkau. Namun, ada beberapa rahasia penting dalam membeli motor listrik bekas yang jarang diketahui calon pembeli.
Motor listrik bekas tidak sama dengan motor konvensional karena memiliki komponen utama berupa baterai dan sistem kelistrikan yang lebih kompleks. Jika salah memilih, biaya perawatan justru bisa lebih mahal dibandingkan membeli unit baru.
Banyak orang hanya fokus pada harga murah ketika membeli motor listrik bekas, padahal kondisi baterai adalah hal utama yang harus diperhatikan. Baterai yang sudah menurun performanya bisa membuat jarak tempuh lebih pendek dan waktu pengisian lebih lama.
Selain itu, motor listrik bekas juga perlu dicek riwayat penggunaan serta garansi resmi dari produsen atau dealer. Garansi yang masih berlaku bisa menjadi nilai tambah karena memberi rasa aman terhadap kemungkinan kerusakan di kemudian hari.
BACA JUGA:Motor Listrik TVS Orbiter: Jangkauan 158 Km, Bagasi 34 Liter, Fitur Lengkap
BACA JUGA:Motor Touring Premium 1000cc, Kawasaki Versys 1100 Tawarkan Kenyamanan Maksimal
Periksa Kondisi Baterai
Rahasia pertama dalam membeli motor listrik bekas adalah memeriksa kondisi baterainya. Baterai merupakan komponen paling mahal dalam motor listrik dan menentukan kualitas pengalaman berkendara. Pastikan daya tahan baterai masih optimal, periksa catatan pengisian, serta tanyakan apakah baterai pernah diganti.
Cek Sistem Kelistrikan
Motor listrik bergantung pada sistem kelistrikan seperti controller, dinamo, dan inverter. Jika salah satu komponen bermasalah, biaya perbaikannya bisa sangat tinggi. Karena itu, penting melakukan uji jalan (test ride) untuk memastikan akselerasi, respon gas, dan indikator pada panel berjalan normal.
Perhatikan Surat-Surat dan Garansi
Selain kondisi teknis, surat-surat kendaraan seperti BPKB, STNK, hingga faktur pembelian wajib dicek agar tidak timbul masalah hukum. Beberapa motor listrik bekas masih memiliki garansi resmi, baik untuk baterai maupun motor penggerak. Garansi ini bisa menjadi keuntungan besar bagi pembeli.
BACA JUGA:Kelebihan Vespa GTV 300, yang Harganya Lebih Mahal dari Motor Sport
BACA JUGA:Tampil Agresif! Yamaha Aerox 2025 Jadi Motor Matic Sport Paling Canggih Tahun Ini
Harga Bukan Satu-Satunya Faktor
Banyak pembeli tergiur harga motor listrik bekas yang lebih murah dari unit baru. Padahal, harga rendah bisa menutupi kondisi baterai yang sudah tidak prima. Lebih baik memilih unit dengan harga sedikit lebih tinggi namun memiliki kondisi baterai sehat dan riwayat servis jelas.
Membeli motor listrik bekas bisa menjadi langkah cerdas jika dilakukan dengan hati-hati dan memperhatikan detail. Kondisi baterai, sistem kelistrikan, surat kendaraan, hingga garansi adalah aspek yang sering terabaikan namun sangat penting. Dengan memahami rahasia ini, pembeli bisa mendapatkan motor listrik bekas berkualitas yang tahan lama sekaligus lebih hemat biaya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

