Jenis-Jenis Penyakit Mental yang Berbahaya
Jenis-Jenis Penyakit Mental yang Berbahaya-Pinterest -
BACA JUGA:5 Dampak Orang Tua Selingkuh pada Kesehatan Mental Anak, Jangan Diabaikan!
Gangguan kepribadian dapat mengganggu fungsi normal seseorang dalam berinteraksi dengan orang lain dan menjalani kehidupan sehari-hari.
Misalnya, individu dengan Personality Disorders mungkin mengalami kesulitan dalam mempertahankan hubungan yang stabil, menangani konflik interpersonal, atau merasa nyaman dalam situasi sosial.
Beberapa contoh Personality Disorders termasuk perilaku antisosial dan sifat paranoid terhadap lingkungan sekitar.
Individu dengan gangguan kepribadian antisosial mungkin menunjukkan ketidaktertarikan terhadap norma sosial, dan kurang memiliki rasa tanggung jawab terhadap tindakan mereka.
Personality Disorders dapat memiliki dampak yang signifikan pada kehidupan seseorang dan interaksi mereka dengan lingkungan sekitarnya. Penting untuk mengenali gejala-gejala Personality Disorders dan mencari bantuan profesional.
5. Obsessive-Compulsive Disorder (OCD)
Obsessive-Compulsive Disorder (OCD), atau Gangguan Obsesif-Kompulsif, adalah jenis penyakit mental yang ditandai oleh adanya obsesi yang mengganggu dan kompulsi yang tidak terkendali.
BACA JUGA:7 Manfaat Meditasi Berjalan untuk Kesehatan Mental dan Fisik, Sangat Baik
BACA JUGA:5 Manfaat Detox Medsos untuk Kesehatan Mental yang Tak Boleh Dilewatkan
Obsesi dalam OCD adalah pikiran, impuls, atau gambaran yang berulang dan mengganggu yang menyebabkan kecemasan atau ketidaknyamanan yang signifikan.
Contohnya adalah ketakutan berlebih terhadap kuman, penyakit, atau kecelakaan yang dapat menyebabkan kerugian.
Kompulsi adalah perilaku berulang yang dilakukan sebagai respons terhadap obsesi, dengan tujuan untuk mengurangi kecemasan atau ketidaknyamanan yang dirasakan.
Dalam kasus OCD, seseorang mungkin terlibat dalam perilaku kompulsif seperti mencuci tangan secara berulang kali untuk menghilangkan ketakutan akan kuman atau penyakit.
Sebagai contoh, seseorang dengan OCD yang memiliki obsesi terhadap kuman mungkin merasa terus menerus cemas dan takut akan kesehatan mereka.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
