Malaria: Penyebab dan Langkah-langkah Efektif untuk Pencegahan!
Malaria-MINT-
Malaria dapat ditularkan melalui darah. Jika seseorang menerima transfusi darah yang terkontaminasi atau menggunakan alat suntik yang tidak steril yang sebelumnya digunakan oleh penderita Malaria, hal ini dapat menyebabkan penularan penyakit tersebut.
Pada beberapa kasus, malaria dapat ditularkan dari ibu hamil yang terinfeksi ke janin selama kehamilan. Hal tersebut dapat terjadi karena parasit Plasmodium dapat menyebar ke plasenta, memasuki aliran darah janin, dan menyebabkan infeksi pada bayi yang belum lahir.
Pencegahan Malaria
Berikut merupakan upaya-upaya pencegahan malaria yang dapat kalian sendiri lakukan.
Penggunaan kelambu yang ditutup dengan insektisida adalah metode pencegahan yang efektif, terutama saat tidur di daerah yang rentan terhadap malaria. Kelambu ini dapat membantu melindungi dari gigitan nyamuk pada malam hari.
BACA JUGA:Kebumen Raih Penghargaan Eliminasi Malaria
- Penggunaan Repelen Nyamuk
Repelen nyamuk yang mengandung bahan aktif yang dapat membantu melindungi kulit dari gigitan nyamuk.
Penggunaan repelen ini sebaiknya diterapkan pada area kulit yang terbuka, terutama saat berada di daerah yang berpotensi terinfeksi malaria.
- Terapi Pengobatan Antimalaria
Untuk orang-orang yang tinggal atau bepergian ke daerah dengan risiko tinggi malaria, terapi pengobatan antimalaria dapat direkomendasikan.
Pemilihan obat akan bergantung pada jenis malaria di daerah tersebut dan kondisi kesehatan individu.
- Vaksinasi
Meskipun vaksin malaria masih dalam tahap pengembangan dan belum sepenuhnya tersedia secara luas, vaksin RTS,S/AS01 (Mosquirix) telah diotorisasi untuk digunakan di beberapa wilayah sebagai bagian dari upaya pencegahan.
Namun, vaksin ini bukan pengganti langkah-langkah lainnya dan tidak memberikan perlindungan sepenuhnya.
BACA JUGA:Banjarnegara Tiga Tahun Bebas Malaria
BACA JUGA:Banjarnegara Belum Bebas Malaria
- Pencegahan Malaria Pada Ibu Hamil
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

